BogorOne.co.id | Jakarta – Kapten Granit Xhaka dipastikan bertahan di Sunderland pada bursa transfer musim panas meski mendapat minat serius dari Chelsea. Gelandang berusia 33 tahun itu sebelumnya dikabarkan tertarik bereuni dengan mantan pelatihnya di Bayer Leverkusen, Xabi Alonso, yang kini menangani Chelsea.
Chelsea disebut telah mengajukan tawaran senilai 8 juta poundsterling untuk pemain timnas Swiss tersebut pekan lalu. Namun, Sunderland langsung menolak proposal itu.
Media Inggris BBC melaporkan Chelsea diperkirakan akan kembali mengajukan tawaran dengan nilai lebih tinggi. Meski demikian, sumber internal Sunderland menyebut Xhaka tidak masuk dalam daftar pemain yang akan dilepas klub.
Setelah melakukan pembicaraan dengan manajemen, mantan gelandang Arsenal itu menegaskan komitmennya untuk tetap membela Sunderland pada musim kompetisi 2026/2027. Di sisi lain, Chelsea dilaporkan belum sepenuhnya menyerah untuk mendapatkan tanda tangan Xhaka.
Sumber di klub London tersebut meyakini Xhaka masih tertarik bergabung ke Stamford Bridge. Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah Chelsea akan mengajukan tawaran baru dalam waktu dekat.
Xhaka bergabung dengan Sunderland dari Bayer Leverkusen dan langsung memberikan dampak signifikan pada musim lalu. Berkat kontribusinya, Sunderland finis di peringkat ketujuh Premier League dan memastikan tiket ke UEFA Conference League.
Capaian tersebut mengakhiri penantian Sunderland selama 53 tahun untuk kembali tampil di kompetisi antarklub Eropa. Sepanjang musim lalu, Xhaka tampil dalam 34 pertandingan liga dan menjadi salah satu pemain kunci Sunderland.
Sebelum bergabung dengan Sunderland, Xhaka menghabiskan tujuh musim bersama Arsenal dengan mencatatkan 297 penampilan. Ia kemudian pindah ke Bayer Leverkusen pada 2023 dan membantu klub Jerman itu meraih gelar Bundesliga pertama dalam sejarah di bawah asuhan Xabi Alonso.
Saat ini, Xhaka masih membela Tim nasional sepak bola Swiss di Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Ia selalu tampil dalam setiap pertandingan Swiss yang berhasil melaju ke babak 16 besar.
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post