BogorOne.co.id | Cirebon – Menara telekomunikasi setinggi sekitar 40 meter ambruk dan menimpa sebagian bangunan Kantor Kelurahan Kesambi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, Minggu, 13 September 2026. Dua orang terluka dalam insiden tersebut.
Kedua korban, masing-masing berinisial A dan S, dievakuasi ke Rumah Sakit Daerah Gunung Jati, Kota Cirebon, untuk mendapat perawatan.
Seorang warga, Ojo, mengatakan kondisi kedua korban berbeda. A mengalami luka serius dan masih menjalani pemeriksaan medis, sedangkan S dalam kondisi sadar meski mengalami pendarahan di bagian kepala.
“Korban inisial A kondisinya kritis dan masih menunggu hasil scan. Korban kedua, inisial S, kondisinya sadar tetapi mengalami pendarahan di kepala,” kata Ojo.
Tower tersebut ambruk saat sedang dalam proses perbaikan. Dugaan sementara, salah satu bagian tiang mengalami penyok sehingga tidak mampu menahan beban konstruksi. Kondisi itu diduga membuat tower kehilangan keseimbangan hingga akhirnya roboh.
Sebagian badan tower menghantam bangunan Kantor Kelurahan Kesambi. Sementara bagian lainnya jatuh ke halaman kantor.
Kerusakan terlihat pada sejumlah bagian bangunan kelurahan yang tertimpa konstruksi tower. Warga juga berdatangan ke lokasi setelah mengetahui insiden tersebut.
Hingga Minggu, kedua korban masih menjalani perawatan di RSD Gunung Jati. Penyebab pasti ambruknya tower masih dalam pemeriksaan. Petugas juga masih melakukan penanganan terhadap bangunan dan area di sekitar lokasi kejadian.
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post