Di samping itu, kata dia, pihaknya beserta pengurus aparatur wilayah juga terus mengedukasi kepada warga.
Sementara upaya lainnya, dia juga melakukan koordinasi baik tulisan maupun lisan kepada dinas teknis agar paska bencana bisa langsung di kerjakan baik dari BSTT nya mau pun juga Tembok Penahan Tanah (TPT).
“Kami terus koordinasikan baik surat yang di layangkan oleh Lurah ataupun Kecamatan supaya ini menjadi perhatian dari pemerintah agar kita bisa intervensi paska bencana yang melanda di wilayah kita,” tuturnya.
Sementara terakhir, juga terjadi bencana banjir di RT 03 RW 05 yang merendam tiga rumah warga. Banjir itu kata camat, dampak akibat longsor dari pemakaman los yang berdampak ke saluran air.
Untuk mengatasi itu, pihak Kecamatan dan Kelurahan, bersama BPBD, Damkar, Tim SAR Gabungan berusaha mengurangi debit air menggunakan pompa sedot air.
“Ada tiga rumah warga terendam dan 4 KK terdampak, kita ungsikan sementara ke mushola dan di berikan bantuan alas tempat tidur, selimut dan natura,” tandas Camat. (Yud)
























Discussion about this post