BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Keluarga Sayyidah (31), warga Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat berharap cemas menanti kepulangan putri mereka yang saat ini tengah dalam proses evakuasi dari wilayah konflik di Iran.
Sayyidah merupakan mahasiswi program S2 dan S3 di Universitas Internasional Ahlulbait, Tehran, Iran. Ia menjadi salah satu dari 31 warga negara Indonesia (WNI) yang masuk dalam kloter terakhir evakuasi yang difasilitasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI.
Ibunda Sayyidah, Maryamah (61), mengatakan bahwa putrinya kini berada di Azerbaijan dan dalam proses menuju tanah air.
“Informasi terakhir, Sayyidah sekarang sudah di Azerbaijan, dan sudah proses dievakuasi,” ujar Maryamah di kediamannya.
Menurut Maryamah, Sayyidah telah menempuh pendidikan di Iran selama lima tahun. Awalnya, ia dijadwalkan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program doktoral pada awal 2026.
Namun, konflik di wilayah tersebut memaksa proses evakuasi lebih awal. Pihak keluarga pun berharap Sayyidah dapat menyelesaikan tugas akhirnya secara daring.
Maryamah mengaku khawatir dengan kondisi putrinya seiring perkembangan situasi di Iran, namun tetap bersyukur karena komunikasi masih bisa dilakukan.
“Sebagai ibu tentu saya sangat khawatir, namun Sayyidah terus menenangkan kami. Semoga dia bisa pulang ke Indonesia dengan selamat,” pungkasnya.
Selain Sayyidah, 30 WNI lainnya yang berasal dari berbagai daerah seperti Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, dan Kepulauan Riau juga turut dalam kloter terakhir evakuasi dari Iran.
Reporter : Yudi. S
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post