BogorOne.co.id | Kota Bogor – Panitia event flash mob yang bertajuk ” Harmoni keanekaragaman Budaya Kota Bogor” yang akan di selenggarakan 30 Oktober 2022 melakukan rapat di Gedung DPRD Kota Bogor, Minggu (16/10/22).
Ketua panitia Shahlan Rasyidi menyampikan, beberapa hal yang kaitannya rencana kegiatan flash mob, terutama dari para komunitas secara teknis di sampaikan. Karena ini adalah roundwn acara yang harus di sesuaikan pada acara nanti.
Sebanyak 16 komunitas yang ada di Kota Bogor terlibat dalam event tersebut, diantaranya, komunitas Keroncong, lengser, Jamparing, Pencak Silat, Moka, sepeda ontel, kaulinan barudak, karinding, fashion, tari, senam, komunitas cinta berkain indonesia (KCBI), pengamen, drum band, sanggar tari traditional megagama karya.
Menurut Shahlan, flash mob ini merupakan kegiatan yang pertama di Kota Bogor, dan antusias dari rekan rekan komunitas, pelaku seni. Terutama beberapa untuk keragaman budaya yang memang tidak melulu satu komunitas, tapi kita bervariasi, dan saling bersinergi.
“Harapan kita, kedepanya kegiatan nya terus berlanjut, yang insyaallah menjadi kalender event untuk membantu kegiatan pariwisata,” katanya.
Disamping itu lanjut dia, pihaknya melibatkan pelaku UMKM untuk mengangkat produk dalam negri khusunya Pelaku UMKM di Kota Bogor, agar di kenal bagi wisatawan yang berkunjung ke Bogor.
Di tempat yang sama Produser acara flash mob Ika Kartika mengatakan, tentunya untuk mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan pada tgl 30 Oktober, segala sesuatu harus di satu sinergikan.
Sehingga kata dia, komunitas paham dan tau seperti apa bentuk eventnya, mereka berada dimna, seperti apa. Karena ada kaitannya pembuatan video flash mob, paparnya.
“Jadi dengan adanya rapat hari ini, akan lebih memperlancar sebelum gladi resik. Nanti gladi resik lebih kepada prakteknya, kalau sekarang lebih kepada kata- kata, prolog dan presentasi,” ujar dia.
Masih kata dia, tentunya dengan kegiatan ini akan ada harmonisasi antara semua kebudayaan di Kota Bogor, terutama kasundaan. “Ini bisa membuat guyub antara Pemkot, masyarakat, komunitas seni. Jadi kita bisa kompak, bersinergi membangun kota Bogor yang lebih baik,” ungkapnya.
Sementara itu, ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Bogor Shendy Pratama dalam kesempatan hadir menyampaikan, jadi memang tadi kita diskusi, animo daripada komunitas sangat antusias.
“Saya juga optimis, ternyata di Kota Bogor memiliki aset-aset personal yang kreatif, baik dari seni, budaya dan fashion,” ucapnya.
Menurut dia, saat ini memang sudah waktunya recovery, bangkit dari pandemi yang mana kita selalu di rumah. dan sekarang kita boleh mengekplor. Jangan sampai seni, budaya redup.
“Saya mengapresiasi dengan adanya rencana flash mob yang memang kolaborasi semua pihak. Kita pun dari DPRD dan juga Pemkot kita support,” jelasnya.
Dia berharap, para komunitas bisa berkumpul dan memang menjadi suatu wadah, serta ajang silaturahmi di falsh mob, ini ada perlu regenerasi. “Tadi saya lihat mulai dari usia milineal, tataran menengah, ini suatu bentuk kolaborasi generasi Hero (pahlawan-red) Kota Bogor akan bangkit,” tandasnya. (Yud)


























Discussion about this post