BogorOne.co.id – Memiliki hewan peliharaan seperti kucing atau anjing memberikan kesenangan tersendiri. Tingkah lucu dari binatang-binatang tersebut membuat gemas saat melihatnya.
Namun, amankah untuk anak-anak usia bayi menuju balita bila mereka bermain dengan hewan peliharaan dan bagaimana dengan alergi?
Seorang ahli alergi dari Medical College of Georgia, Amerika Serikat bernama Denis Ownby yang bersumber dari Info medis Reader’s digest, dia melakukan sebuah penelitian terhadap beberapa orang anak dan dia menemukan bahwa memperkenalkan hewan peliharaan pada anak sejak dini bisa menjadi cara yang baik untuk menjaga kesehatan mereka selanjutnya.
Dari hasil pengamatan tersebut ahli tersebut memaparkan bahwa anak-anak yang bermain dengan kebih dari dua ekor kucing atau anjing peliharaan sejak bayi, cenderung tidak mudah bereaksi terhadap alergi (subtansi atau zat yang dapat menyebabkan alergi) dibandingkan mereka yang sejak lahir tidak pernah bermain dengan hewan peliharaan.
Seorang anak yang sejak awal telah terkena bakteri-bakteri yang terdapat pada tubuh hewan peliharaan akan membentuk sistem kekebalan tubuh yang lebih baik terhadap serangan bakteri-bakteri tersebut.
Namun, jika anak telah memiliki gejala hipersensitivitas terhadap subtansi, maka memelihara anjing dan kucing bukanlah pilihan yang baik.
Di samping itu, jika anak-anak sedang bermain dengan hewan peliharan tetap memerlukan pengawasan dan penjagaan agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, misalnya digigit atau juga dicakar.
Jadi, mengenalkan hewan peliharan pada anak-anak sejak dini ternyata juga bermanfaat. Selain memperkuat daya tahan tubuh terhadap alergi, mereka juga bisa belajar menyayangi hewan. (Ir-v)
























Discussion about this post