BogorOne.co.id | Bogor – Berbicara tentang ide tulisan, banyak penulis pemula yang sering mengeluhkan susah mendapatkan ide yang akan ditulis.
Sebenarnya, ide menulis itu ada banyak tapi terkadang juga telat menyadarinya. Jika saja sadar dengan lingkungan sekeliling, hal apapun bisa menjadi sumber ide tulisan setiap harinya.
Melatih kepekaan menangkap ide-ide tulisan merupakan proses yang harus berkesinambungan. Terus saja berlatih dan juga memperkaya pengalaman dengan berbagai ragam tulisan.
Jangan ragu mencoba hal baru untuk lebih meningkatkan kepekaan dalam menangkap ide. Berikut ini cara yang bisa dilakukan untuk melatih kepekaan menangkap ide tulisan.
* Tulisan Bebas
Setiap hari, dedikasikan saja waktu untuk menuliskan apa saja yang terlintas di pikiran selama beberapa menit.
Latihan ini akan membantu membuka aliran ide dan memperkuat kepekaan. Jangan juga terkekang dulu dengan aturan atau juga cara menulis, matikan dulu jiwa editornya.
Ini bisa dilakukan nanti saat ketika mengedit, yang terpenting adalah tumpahkan dulu apa yang sudah diserap, diingat dan juga dicerna pikiran.
* Perbanyak Pengalaman
Mengalami hal-hal baru dan berinteraksi dengan orang baru dapat membantu memperluas pandangan dan memperkaya pemikiran.
Jadi, bolehlah sekali jalan-jalan. Tidak harus ke mana-mana, virtual juga bisa. Mencoba berbagai hal baru yang sekarang lagi viral juga bisa menambah wawasan baru, dengan catatan harus difilter terlebih dahulu.
* Amati Lingkungan
Latihlah diri untuk selalu memperhatikan lingkungan sekitar dan mencari inspirasi dalam hal-hal kecil.
Cobalah untuk mindful di mana pun berada. Perhatikan orang-orang yang ditemui dan perhatikan juga suasana yang diakrabi atau perhatikan barang-barang yang ada di sekitar.
* Berlatih Memperhatikan Detail
Latihlah diri untuk memperhatikan detail dan mencari tren serta pola dalam hal-hal sehari-hari. Ini dapat membantu menemukan ide baru yang lebih unik dan bermakna.
Misalnya, jika melihat dua orang duduk dan mengobrol, coba skenariokan sendiri mereka sedang mengobrolkan apa.
Jika melihat kucing melintas, misalnya, skenariokan apa yang ingin dilakukan oleh kucing itu.
* Catat Ide
Ini merupakan hal penting supaya ide yang melintas tidak kabur begitu saja. Sebab, terkadang kita lupa dengan ide yang baru saja melintas akibat sedang sibuk.
Oleh karenanya, bawa buku catatan atau juga ponsel setiap waktu dan catat setiap ide yang melintas ketika berada dalam perjalanan, membaca, menonton film atau melakukan hal-hal lain.
* Berbicara dengan Orang Lain
Diskusikan ide dan pemikiran dengan teman, keluarga, atau rekan kerja. Mereka dapat memberikan perspektif yang berbeda dan membantu menemukan ide baru.
Harus juga terbuka pada perspektif lain, yang bisa jadi berlawanan dengan yang dimiliki dan jangan tolak, cibir, apalagi disepelekan.
Pahami, meskipun tidak setuju. Perspektif yang berbeda akan memperkaya wawasan, yang bisa menjadi ide tulisan juga nantinya.
* Perhatikan Asupanmu
Menulis itu sama seperti makan, apa yang keluar mencerminkan apa yang diserap. Jadi, perhatikan asupan.
Kalau yang diserap adalah ‘sampah’, maka jangan berharap bisa menghasilkan karya yang berkualitas.
Asupan seorang penulis yaitu buku, artikel, film, musik, acara televisi dan sebagainya. Hal itu bisa dianggap sebagai asupan gizi untuk otak, lalu perhatikan nilai nutrisinya.(Ir-v)

























Discussion about this post