BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Musim kemarau telah melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Bogor, hal itu mengakibatkan warga di sejumlah wilayah Bumi Tehar Beriman alami krisis air.
Berdasarkan informasi, sebanyak empat Desa di dua Kecamatan, yaitu Desa Kemang dan Desa Pabuaran Kecamatan Kemang, serta Desa Candali dan Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur sering kesulitan air bersih.
Hal itu terjadi karena empat desa tersebut hampir dikelilingi perkebunan kelapa sawit milik PTPN, terlebih beberapa bulan terakhir belum ada guyuran hujan.
Seperti diketahui, bahwa pohon kelapa sawit menyerap banyak sumber air dari tanah sehingga warga dari empat desa itu kerap mengalami kesulitan air.
Namun meski begitu, Warga Kampung Cipanggalur, Desa Candali, Kecamatan Rancabungur, tidak terlalu khawatir akan kesulitan air bersih yang disebabkan resapan dari perkebunan kelapa sawit.
Seban, di sekitar tempat tinggalnya telah disediakan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
“Alhmadulillah disini tidak kekurangan air, karena sudah dibuatkan sumur bor oleh pemilik villa Bapak Sugeng,” ungkap Nani salah seorang warga sekitar.
Menurut dia, memang di desa lain mengalami kekeringan saat musim kemarau, musim hujan saja air bersih sulit didapat, yang terparah di desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, dan Desa Pabuaran Kecamatan Kemang.
Sementara ditempat berbeda Warga Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Yatna (45) mengatakan masyarakat desa Pabuaran berharap PDAM bisa masuk ke wilayahnya. Menurutnya keberadaan PDAM bisa membantu.
“Kalau jaringan PDAM sudah masuk wilayah kecamatan Kemang pasti masyarakat banyak yang pasang, karena saat kemarau disini susah air bersih,” pungkasnya. (Yud)
























Discussion about this post