BogorOne.co.id | Kota Bogor – Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menyoroti maraknya aksi tawuran antar pelajar yang kembali mencoreng dunia pendidikan di wilayahnya. Ia menilai fenomena ini harus segera diantisipasi agar tidak terus berulang.
Pernyataan itu disampaikan menyusul nyaris terjadinya aksi tawuran di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada hari pertama masuk sekolah pekan lalu. Belasan pelajar bahkan sempat diamankan oleh pihak kepolisian.
“Selain mengancam keselamatan, tawuran juga dapat mencoreng moral para pelajar. Kita punya misi Indonesia Emas, jadi perilaku tersebut harus mulai diantisipasi,” kata Adit, Sabtu, 19 Juli 2025.
Ia mendorong sekolah-sekolah untuk kembali menggencarkan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah bagi siswa menyalurkan energi secara positif dan produktif. Menurutnya, siswa yang aktif dalam kegiatan positif cenderung terhindar dari tindakan negatif seperti tawuran.
“Jadi ekskul nggak cuma ditampilkan waktu Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), tapi siswa-siswanya juga harus benar-benar dijaring,” ujarnya.
Adit menambahkan, kegiatan ekstrakurikuler juga berperan dalam membentuk pola hidup sehat karena melibatkan aktivitas fisik. Ia menilai pendidikan tidak melulu soal akademik, tetapi juga harus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat mereka.
“Kebutuhan siswa tidak hanya belajar. Dengan proporsi yang seimbang ini, mudah-mudahan bisa menjadikan siswa lebih tangguh,” ucap politikus PKS itu.
Selain itu, Adit mendorong agar kurikulum pendidikan juga menyentuh aspek spiritual dan emosional. Ia berharap di tahun ajaran baru ini, lembaga pendidikan dapat mengkaji ulang skema pembelajaran agar lebih holistik.
“Kurikulum kita harus menyentuh spiritual, menyentuh emosional, kemudian akademik. Jadi berimbang. Kalau tidak seimbang, bisa saja muncul hal-hal yang tidak kita harapkan,” pungkasnya.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post