BogorOne.co.id | Kota Bogor – 600 perempuan Kota Bogor mengikuti kegiatan Gerakan Deteksi Dini Kanker yang meliputi pemeriksaan IVA Test, HPV DNA, dan SADANIS. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kian Santang, Balai Kota Bogor, Sabtu, 26 Juli 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A), serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor.
Selain pemeriksaan deteksi dini kanker, layanan yang diberikan juga mencakup Cek Kesehatan Gratis (CKG), pemeriksaan mata, serta donor darah bagi masyarakat umum.
Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, guna mendeteksi faktor risiko penyakit, khususnya penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan kanker.
“Pemeriksaan kesehatan dini merupakan upaya dalam menurunkan insiden dan kematian akibat kanker payudara dan kanker leher rahim,” kata Yantie.
Yantie menyatakan, kesadaran masyarakat Kota Bogor terhadap kesehatan sudah mulai tumbuh, namun masih perlu ditingkatkan. TP PKK Kota Bogor, lanjutnya, akan terus menjadi mitra pemerintah dalam upaya mendorong perilaku hidup sehat hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.
“PKK itu menjurus sampai tingkat kecamatan dan kelurahan. Jadi kita bisa membersamai, memelihara, dan meningkatkan kesehatan menuju Bogor Beres, Bogor Maju, dan Bogor Sehat,” ujarnya.
Salah seorang peserta, Kholisoh, warga Pondok Rumput, Kecamatan Tanah Sareal, mengaku telah menjalani pemeriksaan IVA Test dan mendapatkan hasil negatif.
“Alhamdulillah ada pengobatan gratis ini, kita jadi tahu kesehatan kita sejak dini untuk menghalaunya. Semoga acara ini bisa selalu ada secara rutin karena ini bagus untuk memeriksa reproduksi dan kesehatan wanita,” katanya.
Peserta lainnya, Anih, warga Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, juga mengikuti pemeriksaan IVA Test, CKG, tensi darah, dan gula darah. Ia menyampaikan bahwa seluruh hasil pemeriksaannya dalam kondisi normal.
“Kalau tidak ada program ini, kita mungkin tidak pernah cek kesehatan karena biayanya relatif mahal. Dengan program gratis seperti ini, semua warga bisa merasakannya. Semoga kegiatan ini terus dilanjutkan,” ujar Anih.
Pemerintah Kota Bogor berharap kegiatan ini dapat mendorong warga, khususnya perempuan, untuk lebih peduli terhadap deteksi dini penyakit dan menjaga kesehatan secara berkelanjutan.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post