BogorOne.co.id | Kota Bogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, kembali menegaskan pentingnya membangun sistem kesehatan berbasis data yang akurat dan terintegrasi. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Gerakan Deteksi Dini Kanker di Plaza Balai Kota Bogor, Sabtu, 26 Juli 2025, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Kota Bogor.
Dalam kesempatan tersebut, Dedie menyoroti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK sebagai langkah konkret menuju optimalisasi pencatatan kesehatan secara digital. Menurutnya, meski kegiatan dilakukan di luar fasilitas kesehatan formal seperti puskesmas atau rumah sakit, data pemeriksaan tetap harus dicatat dengan rapi dan diolah secara digital.
“Meskipun pelaksanaan CKG ini bukan di puskesmas atau rumah sakit, tetapi hal ini harus tercatat dengan baik, agar dapat digitalisasi sehingga kita bisa tahu hasilnya. Namun, jangan khawatir, data yang kami peroleh ini sifatnya tetap rahasia,” ujar Dedie.
Ia juga menyinggung capaian Universal Health Coverage (UHC) di Kota Bogor yang mengalami penurunan dari 98 persen menjadi 79,4 persen akibat efisiensi anggaran. Untuk itu, Dedie mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga cakupan layanan kesehatan.
“Saya ingatkan untuk terus membayar BPJS mandiri, jangan menunggu dari sumber-sumber keuangan yang lain. Dengan begitu nantinya akan meningkatkan tingkat UHC Kota Bogor,” tambahnya.
Tidak hanya soal pencatatan dan cakupan layanan, Dedie juga menyoroti gaya hidup masyarakat. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, konsumsi buah dan sayur serta aktivitas olahraga warga Kota Bogor masih tergolong rendah. Dua faktor ini menjadi pemicu berbagai penyakit tidak menular, termasuk kanker.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkot Bogor berkomitmen memperluas ruang-ruang publik sehat. “Kami akan terus memperbaiki jalur pejalan kaki serta menambah taman dan alun-alun agar masyarakat terdorong untuk rutin berolahraga,” ujarnya.
Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tema besar HKG PKK tahun ini, yaitu Gerakan Lintas Generasi Mewujudkan Keluarga Sehat, Harmonis, dan Berkualitas (Bogor Geulis). Ia menjelaskan, puncak peringatan akan digelar pada 30 Juli mendatang, bertepatan dengan peluncuran resmi program Bogor Geulis.
“Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen TP PKK dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit kanker pada perempuan serta peningkatan kesadaran hidup sehat bagi seluruh masyarakat Kota Bogor,” ungkap Yantie.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan komunitas, kegiatan CKG dan gerakan deteksi dini menjadi bukti nyata bahwa kesehatan adalah investasi jangka panjang yang perlu dijaga bersama.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post