BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Warga RT 06/01 Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, antusias mengikuti pemilihan Ketua RT yang digelar di Gedung Yayasan Dharmais Cimandala, Minggu, 3 Agustus 2025. Pemilihan yang mengusung tema “Turkish Mode” ini berlangsung meriah dengan dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) bernama unik: TPS Konstantinopel dan TPS Mediterania.
Ketua Panitia, Wandi Awan Djanuar, mengatakan tema tersebut dipilih untuk menciptakan atmosfer demokrasi yang segar dan inklusif.
Ia menyebutkan, nama TPS terinspirasi dari peradaban dunia yang berada di persimpangan budaya, layaknya kondisi sosial RT 06/01 yang dihuni warga dari berbagai latar belakang.
“Desa Cimandala yang berada di perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor memiliki posisi strategis seperti Konstantinopel yang menjadi titik temu Asia dan Eropa,” ujar Awan, alumni Fakultas Falsafah dan Peradaban Universitas Paramadina Jakarta.
Awan juga menjelaskan bahwa pemilihan ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan secara demokratis sejak 2020, dengan mekanisme tahapan lengkap mulai dari penjaringan calon, verifikasi, penetapan nomor urut, penyampaian visi-misi, hingga bimbingan teknis untuk calon dan saksi.
Sebanyak dua calon mengikuti kontestasi, yakni Mistum (nomor urut 1) dan Teguh Faizal, S.Sos (nomor urut 2). Dari total 671 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), 448 suara dinyatakan sah, dengan rincian Mistum memperoleh 284 suara, Teguh 161 suara, dan 3 suara tidak sah.
Dengan hasil tersebut, Mistum kembali terpilih sebagai Ketua RT 06/01 untuk periode 2025–2030. Ini menjadi periode kedua baginya setelah sebelumnya menjabat pada periode 2020–2025.
“Ini amanah besar yang harus saya jalankan sebaik-baiknya demi perubahan dan perbaikan ke depan,” kata Mistum usai penghitungan suara.
Sementara itu, rivalnya, Teguh Faizal, menerima hasil pemilihan dengan lapang dada dan memberikan ucapan selamat. Ia berharap Mistum dapat menjalankan tugas secara amanah, transparan, dan berintegritas.
Kepala Desa Cimandala, Aditya Agung, mengapresiasi proses pemilihan yang dinilai berjalan tertib dan partisipatif. Ia menyebut kegiatan ini sebagai contoh demokrasi sehat yang dapat dijadikan panutan oleh lingkungan RT dan RW lainnya.
Selanjutnya, Ketua RT terpilih dijadwalkan segera membentuk kepengurusan baru dan menyusun program kerja lima tahun ke depan.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post