BogorOne.co.id | Kota Bogor – Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis resmi di buka, Selasa 26 Agustus 2025. Namun akses tersebut hanya untuk sementara dan hanya bisa digunakan oleh kendaraan roda dua.
Pembukaan jalan tersebut ditandai dengan uji coba langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Sekretaris Daerah Kota Bogor, Deni Mulyadi serta para Asisten.
Selain itu turut mencoba jalan tersebut Kepala Dinas PUPR Juniarti Estiningsih, Kepala Dinas Perhubungan Sujatmiko Baliarto, serta jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan.
Dedie A. Rachim mengatakan, bahwa pembukaan akses ini merupakan hasil koordinasi dengan Dishub, Disperumkim, dan DPUPR. Dari hasil kajian, jalur sementara tersebut sudah dinyatakan layak digunakan.
“Rencana awal, akses jalan ini baru akan dibuka pada Rabu 27 Agustus 2025 pukul 00.00 WIB. Namun setelah melihat kondisi, sore ini sudah bisa digunakan,” ujar Dedie.
Iya mengaku, pihaknya telah melakukan uji coba melintas langsung dan memastikan jalur tersebut aman untuk dilalui oleh masyarakat.
“Akses ini dibuka untuk dua jalur arah berlawanan, baik dari Cipaku menuju Batutulis maupun sebaliknya. Tapi khusus kendaraan roda dua saja,” jelasnya.
Namun ia menegaskan, bahwa saat ini masih ada sejumlah catatan yang perlu diperhatikan. Dishub dan DPUPR diminta memastikan kondisi jalan bebas lubang, penerangan memadai, marka jalan jelas, serta fasilitas keamanan sesuai standar.
Pembukaan jalan sementara itu disambut warga setempat, karena selama amblas dan dilakukan pembangunan mereka menunggu dan harus menggunakan akses lain dalam aktifitasnya sehari-hari.
Jajang Suherman (55) warga setempat mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Pemkot Bogor, karena telah berusaha maksimal sehingga akses tersebut bisa kembali dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Atas nama masyarakat, saya bersyukur jalan ini sudah dibuka kembali. Semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan pengguna jalan tetap tertib serta mematuhi rambu,” ujarnya.
Dia mengakui selama jalan itu tidak bisa dilalui dia dan warga lainnya harus menggunakan jalan alternatif yang yang jaraknya lebih jauh dan berputar.
“Selama jalan ini ditutup, kami harus lewat jalur Skip Paspampres. Jalan di sana juga jadi rusak dan warga sekitar terganggu,” tandasnya.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien
























Discussion about this post