BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor akan mendorong desa-desa untuk menggali potensi dan mendirikan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Hal itu diungkapkan saat mengikuti giat Rebo Keliling (Boling) di Kecamatan Megamendung, Rabu (23/06/21).
Iwan menuturkan, luas wilayah Kecamatan Megamendung sebesar 73,97 km persegi atau 2,48 persen luas Kabupaten Bogor. Dalam zonasi arah pengembangan wilayah Kabupaten Bogor masuk dalam zona pengembangan ekowisata.
Masih kata Iwan, pengembangan tersebut bisa dikerjasamakan dengan berbagai pihak untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Beberapa potensi wisata desa antara lain, curug panjang dan Taman Wisata Matahari, 46 hotel dan 23 wisma.
Dia menegaskan, Pemkab Bogor akan bantu desa yang ingin mengembangkan potensinya melalui pembentukan Bumdes. Pihaknya kerjasama dengan perguruan tinggi untuk memberikan pendampingan dalam pembentukan Bumdes.
“Kita akan bantu menggali potensi yang ada, jadi Kepala Desa jangan diam saja, harus berkoordinasi dengan kami,” terang Iwan.
Menurutnya, untuk legalitas Bumdes yang bergerak di bidang perhotelan harus diperhatikan. Hal itu penting, sehingga jika legalitas lengkap maka akan lebih mudah jika mendapat bantuan.
“Ketika kami bantu, tolong juga bantu kami dengan memenuhi persyaratan dan legalitas supaya kami nyaman melaksanakan kegiatan di hotel Bumdes ini,” jelasnya.
Tak hanya itu, Politisi Gerindra itu meminta bahwa legalitas UMKM juga perlu diperhatikan dan akan bantu supaya UMKM maju. Tidak hanya produknya laku di pasaran tapi juga memiliki legalitas.
“Dinas Koperasi dan UMKM harus memberikan bantuan-bantuan yang diperlukan oleh para pelaku UMKM di Kabupaten Bogor, termasuk mengadakan pelatihan digital marketing, dengan mengundang narasumber yang ahli di bidangnya,” tandasnya. (Donn)























Discussion about this post