BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Harga ayam potong di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengalami kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir. Pedagang mengeluhkan lonjakan harga yang membuat penjualan anjlok drastis.
Salah satu pedagang ayam, Asqolani, mengatakan harga daging ayam saat ini mencapai Rp40.000 per kilogram. Padahal sebelumnya harga masih berada di kisaran Rp35.000 per kilogram.
“Kenaikan harga ini cukup drastis, sekarang dada saja sudah Rp39. Untuk penjualan hari ini Rp40.000 per kilo, sebelumnya Rp35.000,” ujarnya, Senin, 15 September 2025.
Menurutnya, kenaikan harga dipicu meningkatnya biaya pakan ayam. Kondisi itu membuat omzet penjualan turun hingga 80 persen.
“Banyak keluhan dari pembeli. Penurunan omzet sangat drastis,” tambahnya.
Keluhan serupa disampaikan pedagang lain, Priyanto (39). Ia menyebut harga ayam potong yang biasanya Rp33.000 kini tembus Rp43.000 per kilogram. Akibatnya, omzet dagangannya ikut turun 50 persen.
“Kita hanya ikut harga dari pemasok. Bulan ini harga lagi kacau, naiknya terlalu tinggi,” ucapnya. Ia berharap pemerintah segera turun tangan menstabilkan harga.
Menanggapi kondisi ini, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor menjelaskan penyebab kenaikan harga ayam potong. Kepala DKP Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menyebut meningkatnya kebutuhan daging ayam menjadi faktor utama.
“Ini karena kebutuhan daging ayam semakin banyak sehingga terjadi kelangkaan di pasar,” jelasnya.
Menurut Teuku, salah satu penyebab melonjaknya kebutuhan adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan pemerintah pusat. Banyak dapur MBG berdiri di Kabupaten Bogor sehingga kebutuhan ayam melonjak untuk memenuhi pasokan makanan bagi siswa penerima manfaat.
Untuk mengatasi masalah ini, DKP Kabupaten Bogor berencana bekerja sama dengan lintas daerah, termasuk Pasar Induk Kramat Jati, guna menambah pasokan ayam di wilayah Bogor.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post