BogorOne.co.id | Kota Bogor – Libur akhir tahun di Alun-Alun Kota Bogor semakin semarak dengan hadirnya fenomena jasa sewa tikar. Dengan harga Rp5 ribu per tikar, pengunjung bisa duduk santai sambil menikmati suasana alun-alun. Beberapa penyewa bahkan menawarkan kopi untuk menemani waktu bersantai.
Meski praktis, keberadaan jasa sewa tikar kadang menimbulkan keresahan bagi pengunjung. Area rumput yang seharusnya bebas untuk bermain anak tak jarang terpakai.
“Kami ke sini mau ajak anak main, tapi banyak tikar di mana-mana. Bahkan sempat dipaksa menyewa,” cerita Salsa (29), salah satu pengunjung.
Devi Librianti, Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor, menegaskan pihaknya tidak mengizinkan jasa sewa tikar secara resmi.
“Kami tidak pernah mengeluarkan izin. Tapi selama tidak mengganggu pengunjung, aktivitas ini diperbolehkan, asalkan tikar tidak masuk area rumput,” ujarnya, Jumat, 26 Desember 2026.
Pengunjung pun diberikan kebebasan untuk menolak tawaran jasa sewa tikar.
“Kalau penyewa ngeyel, cukup lapor ke park ranger. Petugas bisa langsung menertibkan,” tambah Devi.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post