BogorOne.co.id | Jakarta – Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menambah sejumlah kosakata baru dalam pemutakhiran periode Juli–Oktober 2025. Kata-kata yang masuk mencakup istilah baku, pengalaman sensorik, hingga bahasa gaul dan serapan budaya populer.
Salah satu istilah yang menarik perhatian publik adalah kapitil, lawan kata kapital. Dalam KBBI Daring terbaru, kapitil didefinisikan sebagai huruf kecil (a, b, c, dst.). Kehadiran kata ini membuat bahasa Indonesia lebih sejajar dengan konsep uppercase dan lowercase dalam bahasa internasional, sekaligus memperkaya presisi dalam konteks akademik, editorial, dan teknologi.
Selain itu, KBBI juga menambahkan kata untuk pengalaman sensorik, seperti galgah, yang merujuk pada sensasi lega di kerongkongan setelah minum, dan palum, keadaan sudah puas minum atau tidak haus lagi. Kata-kata ini sebelumnya sulit dijelaskan hanya dengan satu istilah.
Tidak hanya kosakata asli, KBBI juga menyerap kata serapan, salah satunya petrikor, yang menggambarkan aroma khas tanah kering saat hujan turun.
Pemutakhiran ini juga memasukkan bahasa gaul yang sebelumnya populer di media sosial, antara lain skena (lingkungan pergaulan dengan minat sama), pelakor (perebut laki orang), cogan (cowok ganteng), dan bucin (larut dalam cinta).
Gelombang budaya pop Asia Timur turut memengaruhi penambahan kosakata, termasuk oppa (panggilan perempuan untuk laki-laki lebih tua), wibu (obsesi budaya Jepang), dan mokbang (siaran video makan besar untuk hiburan).
KBBI menekankan bahwa pemutakhiran ini mencerminkan sifat adaptif bahasa Indonesia yang terus berkembang mengikuti dinamika sosial, budaya, dan teknologi masyarakat.
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post