BogorOne.co.id – Pemerintah Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah Bogor belakangan ini.
Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin guna meminimalisir risiko jatuhnya korban akibat cuaca ekstrem yang sering kali disertai angin kencang.
“Cuaca Bogor bisa dikatakan hujan dengan intensitas cukup tinggi. Ada hal-hal yang memang harus diantisipasi warga ketika hujan, apalagi disertai angin,” ujar Jenal Mutaqin, Rabu 14 Januari 2026.
Jenal menekankan beberapa poin penting bagi keselamatan warga, seperti menghindari berteduh atau berada di dekat pohon besar saat hujan turun. Tetap berada di dalam rumah jika tidak ada urusan yang mendesak atau prioritas.
“Segera melapor ke Call Center BPBD Kota Bogor jika terjadi bencana alam agar penanganan pascabencana dapat segera dilakukan,” tegas Jenal.
Mitigasi Melalui Program “KTP Pohon”
Sebagai langkah jangka panjang, Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Perumkim terus memaksimalkan program mitigasi berupa KTP Pohon. Program ini bertujuan untuk mendeteksi usia, kesehatan, dan tingkat kerawanan pohon di seluruh penjuru kota.
“Memang belum semua pohon ber-KTP dan terdeteksi kerawanannya. Ke depan akan kita maksimalkan agar mitigasi pohon tumbang bisa diminimalisir,” jelasnya.
Larangan Memaku Pohon
Selain faktor alam, perilaku manusia juga menjadi sorotan. Jenal Mutaqin mengingatkan warga agar tidak merusak pohon dengan cara memaku, karena tindakan tersebut melanggar undang-undang lingkungan hidup.
“Pohon dipaku itu sangat melanggar peraturan lingkungan hidup. Kami butuh partisipasi publik; pohon jangan dipaku, jangan buang sampah sembarangan, dan jangan kencing di taman,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa kesadaran masyarakat untuk menjaga kenyamanan dan kerapihan Kota Bogor.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien
























Discussion about this post