BogorOne.co.id | Cibungbulang – Proyek pembangunan Saluran Air Bersih untuk kebutuhan penyediaan sarana air minum bagi 75 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor senilai Rp 920.824.000,- yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV. KENZIE PRADANA dengan konsultan pengawas CV. GRAHA PRABAYAKSA, tapi hasilnya, malah membuat seluruh warga Kampung Malang Nengah RT. 03/09, Kampung Cimanggu RT.04/09 dan Kampung Batu Beulah RW. 06 selaku penerima manfaat berserta pemerintah desanya, tarik nafas panjang, kesal.
Kekesalan warga bersama Pemerintah Desa Situ Udik dengan hasil proyek tersebut cukup beralasan, lantaran dipicu dengan besarnya anggaran proyek yang hampir mencapai Rp1 miliar, namun tidak sesuai harapan.
“Masa proyek yang hampir satu miliar itu, kok pekerjaannya kacau dan berantakan..?. memang sih kita memaklumi untuk panjang pipa saluran ke rumah rumah 75 KPM lebih dari 1 kilometer, tapi kenapa tidak pakai pipa jenis PE hitam saja yang lebih kuat, kok malah pakai pipa biasa yang sekarang mulai banyak bocor”, ujar H. Udin Tokoh Warga Situ Udik kepada BogorOne, Rabu 14 Januari 2026.
H. Udin menambahkan, dari pengamatannya, untuk fisik bangunan yang dibuat kontraktor dilokasi sumber mata air tersebut, bangunan dibiarkan terbuka tanpa atap dan tanpa pagar, ditambah tembok dindingnya tidak di beri warna cat.
“Saya lihat pipa saluran airnya dilokasi memang mirip Pipa PE warna hitam, tapi justru berbeda dengan yang dipakai untuk mengiliri air bersih kerumah rumah 75 KPM, pipanya hanya menggunakan pipa elastis biasa mirip selang. Dan parahnya lagi, kini dampak dari proyek SAB tersebut, menyebabkan sebagian infrastruktur jalan lingkungan yang dibangun dari anggaran Dana Desa dan Samisade, banyak yang rusak dan tidak diperbaiki, ini keterlaluan!”, tukasnya.
Terpisah, Matsudin Kepala Desa Situ Udik kembali menegaskan, bahwa proyek SAB yang baru selesai dibangun di desanya itu, selain menuai kecaman warga, juga bukan proyek yang dibiayai dari program Dana Desa.
“Proyek Saluran Air Bersih (SAB) tersebut bukan proyek yang dibiayai oleh Dana Desa maupun Samisade, melainkan proyek bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Kantor Dinas PUPR dengan nilai anggaran sebesar Rp. 929.824.000,- yang kini hasilnya, sangat mengecewakan warga serta desa” tandasnya.
Editor : Jefri Sukapura

























Discussion about this post