BogorOne.co.id | Sangihe – Kabupaten Kepulauan Sangihe menyimpan banyak lanskap alam yang perlahan menjelma menjadi tujuan wisata. Salah satunya Puncak Nawirahi, sebuah kawasan wisata di Kecamatan Tamako yang belakangan kian ramai disambangi warga lokal maupun pelancong dari luar daerah.
Dari ketinggian Puncak Nawirahi, hamparan alam Sangihe terlihat terbuka dan menenangkan. Perpaduan perbukitan, udara sejuk, serta suasana yang relatif tenang menjadikan tempat ini pilihan untuk bersantai, terutama pada akhir pekan. Banyak pengunjung datang bersama keluarga atau kerabat sekadar menikmati pemandangan dari atas ketinggian.
Pengelola kawasan wisata juga melengkapi Puncak Nawirahi dengan fasilitas pendukung, mulai dari area duduk hingga sajian makanan dan minuman. Akses menuju lokasi pun terbilang mudah. Dari Kota Tahuna, perjalanan dapat ditempuh sekitar 45 menit melalui jalur darat dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Owner Puncak Nawirahi, Randy Tatonda, mengatakan destinasi ini mulai beroperasi sejak Agustus 2021. Dalam kurun waktu sekitar dua tahun enam bulan, jumlah kunjungan terus menunjukkan tren peningkatan.
“Sejak dibuka, pengunjung yang datang tidak hanya dari masyarakat Sangihe, tetapi juga dari luar daerah. Selain untuk berwisata, tempat ini sering digunakan untuk berbagai kegiatan seperti rapat, ulang tahun, pra-wedding, hingga acara lainnya,” kata Randy.
Ia menyebutkan, lonjakan pengunjung biasanya terjadi pada akhir pekan, terutama Sabtu dan Minggu.
Harapan serupa disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sonny Kapal. Ia menilai Puncak Nawirahi memiliki potensi untuk berkembang menjadi destinasi unggulan daerah jika dikelola secara berkelanjutan.
“Kami berharap tempat wisata ini terus berkembang, semakin ramai dikunjungi, dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah,” ujarnya.
Dengan panorama alam yang menjadi daya tarik utama serta meningkatnya minat kunjungan, Puncak Nawirahi perlahan mengambil peran dalam menggerakkan sektor pariwisata di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post