BogorOne.co.id | Jakarta – Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, menjadi sorotan setelah terjaring operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi di Bengkulu pada Selasa, 10 Maret 2026. Fikri merupakan kepala daerah yang baru menjabat sejak awal 2025.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Fikri Thobari dilantik sebagai bupati oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta. Ia memimpin Kabupaten Rejang Lebong untuk periode 2025–2029.
Fikri Thobari lahir di Batu Raja pada 4 Februari 1981. Ia dikenal sebagai kader Partai Amanat Nasional dan menjabat Ketua Dewan Pimpinan Daerah PAN Kabupaten Rejang Lebong sejak 2019 sebelum maju dalam pemilihan kepala daerah.
Pada Pilkada Rejang Lebong 2024, Fikri berpasangan dengan Hendri. Pasangan ini memenangkan kontestasi dengan perolehan 63.691 suara atau sekitar 44,07 persen dari total suara sah, mengungguli kandidat lain.
Dalam bidang pendidikan, Fikri menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Curup, Bengkulu. Ia lulus dari SD Negeri 04 Nakau pada 1992, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 02 Curup dan tamat pada 1995. Pendidikan menengah atas diselesaikan di MAN 2 Curup pada 1998.
Fikri meraih gelar sarjana dari Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen AMKOP Palembang pada 2006. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di Universitas Prof Dr Hazairin dan menyelesaikannya pada 2023.
Sebelum terjun ke dunia politik, Fikri aktif dalam berbagai organisasi bisnis dan kemasyarakatan. Ia pernah menjabat sekretaris business development service di STIM AMKOP Palembang pada periode 2002–2004.
Karier organisasinya berlanjut di sektor properti. Pada 2014, ia menjadi sekretaris Real Estate Indonesia Komisariat Curup hingga 2016. Selanjutnya, ia menjabat wakil ketua bidang perundang-undangan DPD REI Provinsi Bengkulu pada 2016–2019.
Fikri juga memimpin Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat Provinsi Bengkulu sebagai ketua DPD sejak 2019. Di tingkat nasional, ia dipercaya menjadi Ketua Bidang Pengembangan Kawasan dan Pemukiman DPP Himperra untuk periode 2024–2028.
Di bidang usaha, Fikri menjabat Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kabupaten Rejang Lebong sejak 2021. Posisi tersebut memperluas kiprahnya di sektor ekonomi daerah.
Karier organisasi, bisnis, dan politik itu mengantarkan Fikri maju dalam Pilkada Rejang Lebong 2024 hingga terpilih sebagai bupati. Namun perjalanan politiknya kini menghadapi ujian setelah ia diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan di Bengkulu.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post