• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Jumat, November 6, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home EKBIS

Krisis Gas Tekan Usaha Kuliner India, Harga Makanan Mulai Naik

Redaksi by Redaksi
29 Maret 2026
in EKBIS
0
Krisis pasokan gas

Seorang juru masak di sebuah restoran menyiapkan makanan di atas kompor arang menyusul kekurangan gas petroleum cair di Mumbai, India. Foto : Dok. AP

59
SHARES
59
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | New Delhi – Krisis pasokan gas di India mulai menekan sektor kuliner dari sisi harga dan layanan, memicu lonjakan biaya hingga pembatasan operasional di berbagai daerah. Pelaku usaha makanan, dari hotel hingga pedagang kaki lima, terpaksa menyesuaikan produksi di tengah pasokan LPG yang menyusut akibat konflik di Timur Tengah.

Di sejumlah kota, dampak paling terasa terlihat pada kenaikan harga makanan dan minuman. Di Bihar, harga secangkir teh dilaporkan naik dua kali lipat dari 5 rupee menjadi 10 rupee. Kenaikan ini dipicu berkurangnya distribusi gas yang selama ini menjadi sumber energi utama dapur usaha kuliner.

Pengelola hotel di kawasan Ramghulam Chowk, Allen Christopher, mengatakan keterbatasan pasokan membuat operasional dapur tidak lagi berjalan penuh.

“Pasokan harian turun dari 12 tabung menjadi hanya 4 sampai 5 tabung,” ujarnya.

BERITA LAINNYA

industri ikan hias

Kabupaten Bogor Bangun Kembali Ekosistem Industri Ikan Hias, Bidik Pasar Ekspor

4 November 2026
Kelurahan Tajur Banggakan Kue Semprong Buatan Bu Premi hingga Kecap Bemo

Kelurahan Tajur Banggakan Kue Semprong Buatan Bu Premi hingga Kecap Bemo

27 Oktober 2026
Harga emas

Harga Emas Antam Rp 2,55 Juta per Gram, Masih Jauh dari Rekor Januari

27 Oktober 2026
Kemenekraf Rangkul Perumda PPJ Kota Bogor Wadahi Sertifikasi Barista Gratis

Kemenekraf Rangkul Perumda PPJ Kota Bogor Wadahi Sertifikasi Barista Gratis

11 Oktober 2026

Kondisi itu memaksa manajemen memangkas jam layanan dan menghapus sejumlah menu, terutama olahan berbahan daging yang membutuhkan waktu memasak lebih lama.

Untuk menjaga operasional, sejumlah pelaku usaha mulai beralih ke alternatif energi seperti oven tandoor, kompor listrik, hingga bahan bakar tradisional seperti kayu dan arang. Namun, solusi ini menimbulkan persoalan baru, mulai dari peningkatan biaya hingga polusi asap yang mengganggu proses memasak.

Di Ashiana Nagar, pedagang kaki lima harus menggunakan arang meski harganya ikut naik. Selain memperlambat penyajian, penggunaan bahan bakar tersebut juga menghasilkan asap tebal yang mengganggu lingkungan sekitar.

Gangguan pasokan gas ini merupakan imbas dari ketegangan di Timur Tengah yang menyuplai sekitar sepertiga kebutuhan gas India. Distribusi yang tersendat memicu antrean panjang pengisian ulang LPG di sejumlah kota besar seperti Delhi, Noida, dan Lucknow.

Dampak krisis bahkan menjangkau institusi publik. Kantin Mahkamah Agung di Delhi menghentikan penyajian makanan panas dan beralih ke menu dingin seperti sandwich dan salad. Di sektor transportasi, Layanan Katering Kereta Api India (IRCTC) menginstruksikan penggunaan microwave serta makanan siap saji untuk mengurangi ketergantungan pada gas.

Asosiasi Hotel dan Restoran Chhattisgarh mengimbau pelaku usaha tidak menimbun gas agar distribusi tetap merata. Sementara itu, sejumlah jaringan restoran besar mulai kembali menggunakan metode memasak tradisional untuk menjaga produksi.

Pengamat memperingatkan, jika pasokan energi tidak segera pulih, tekanan biaya berpotensi memicu penutupan usaha kecil secara luas. Kondisi ini dinilai dapat mengganggu rantai pasok makanan sekaligus mengancam mata pencaharian jutaan pekerja di sektor informal.

Editor             : R. Muttaqien

Tags: Kuliner India

Related Posts

industri ikan hias
BOGOR RAYA

Kabupaten Bogor Bangun Kembali Ekosistem Industri Ikan Hias, Bidik Pasar Ekspor

4 November 2026
Kelurahan Tajur Banggakan Kue Semprong Buatan Bu Premi hingga Kecap Bemo
BOGOR RAYA

Kelurahan Tajur Banggakan Kue Semprong Buatan Bu Premi hingga Kecap Bemo

27 Oktober 2026
Harga emas
EKBIS

Harga Emas Antam Rp 2,55 Juta per Gram, Masih Jauh dari Rekor Januari

27 Oktober 2026
Kemenekraf Rangkul Perumda PPJ Kota Bogor Wadahi Sertifikasi Barista Gratis
BOGOR RAYA

Kemenekraf Rangkul Perumda PPJ Kota Bogor Wadahi Sertifikasi Barista Gratis

11 Oktober 2026
ASUS Store dan Agres.id Resmi Hadir di Dramaga Bogor, Perluas Akses Teknologi di Kawasan Pendidikan
BOGOR RAYA

ASUS Store dan Agres.id Resmi Hadir di Dramaga Bogor, Perluas Akses Teknologi di Kawasan Pendidikan

7 Oktober 2026
Harga cabai rawit
EKBIS

Harga Cabai Rawit di Polman Tembus Rp120 Ribu, Pasokan Menipis

25 September 2026
Next Post
Kampung Vietnam

Kampung Vietnam di Lampung Dipadati Wisatawan Saat Akhir Pekan

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Gawat! 336 Nakes Dari 21 RS di Kota Bogor Terpapar Corona

Gawat! 336 Nakes Dari 21 RS di Kota Bogor Terpapar Corona

30 Juni 2021
Bongkar 10 Kasus Narkoba, Polres Bogor Tetapkan 16 Tersangka

Bongkar 10 Kasus Narkoba, Polres Bogor Tetapkan 16 Tersangka

26 Agustus 2021
tukang cukur

Bupati Bogor Respons Video Tukang Cukur Tak Pasang Bendera

13 Agustus 2026
Bupati Cilacap Terjaring OTT, KPK Segera Tentukan Status Hukum

Bupati Cilacap Terjaring OTT, KPK Segera Tentukan Status Hukum

13 Maret 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In