BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Video seorang tukang cukur di Kecamatan Rancabungur yang viral karena ditegur akibat tidak memasang bendera Merah Putih mendapat perhatian Bupati Bogor Rudy Susmanto. Alih-alih menyoroti sanksi atau kewajiban administratif, Rudy mengajak masyarakat menjaga persatuan dan memaknai kemerdekaan secara lebih substantif.
Menurut Rudy, pemasangan bendera Merah Putih dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak sekadar memenuhi kewajiban yang telah diatur melalui surat edaran pemerintah daerah. Ia menilai, yang lebih penting adalah memahami nilai perjuangan yang melatarbelakangi lahirnya kemerdekaan Indonesia.
“Buat kami, hal yang penting adalah kita memaknai kemerdekaan hari ini bersama-sama,” kata Rudy, Kamis, 13 Agustus 2026.
Rudy mengingatkan bahwa bendera Merah Putih merupakan simbol yang lahir dari pengorbanan para pejuang bangsa. Di balik bendera yang berkibar, kata dia, terdapat perjuangan panjang yang menelan banyak korban jiwa dan pengorbanan generasi terdahulu.
Ia menilai masyarakat saat ini perlu menempatkan perbedaan pandangan dalam konteks yang lebih besar, yakni menjaga persatuan bangsa. Sebab, menurut dia, pembangunan daerah dan negara hanya dapat berjalan apabila seluruh elemen masyarakat saling mendukung.
“Benteng pertahanan terakhir bangsa kita adalah persatuan, musuh utama bangsa kita adalah perpecahan,” ujarnya.
Rudy juga mengajak masyarakat untuk berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing. Jika tidak mampu memberi manfaat bagi banyak orang, setidaknya tidak menimbulkan kegaduhan yang berpotensi memecah kebersamaan.
Pernyataan itu disampaikan menyusul viralnya video seorang tukang cukur di kawasan Bantar Kambing, Rancabungur, yang menjadi sorotan setelah ditegur karena tidak memasang bendera Merah Putih menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.
Menurut Rudy, semangat kemerdekaan seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat kerukunan dan gotong royong di tengah masyarakat. Ia mengajak warga Kabupaten Bogor merajut perbedaan dan bersama-sama menjaga kekuatan bangsa yang dibangun dari tingkat paling bawah, mulai dari lingkungan RT hingga pemerintah daerah.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post