BogorOne.co.id | Kabuaten Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto membantah anggapan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor menentang kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait penutupan sementara aktivitas tambang di wilayah barat Kabupaten Bogor. Rudy menegaskan pemerintah daerah tetap mendukung kebijakan penataan tambang yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Tidak ada niat sedikit pun untuk melawan gubernur ataupun pihak mana pun. Pemerintah Kabupaten Bogor tetap berkomitmen menjaga sinergi dan mengikuti aturan yang berlaku,” kata Rudy, Jumat, 8 Mei 2026.
Pernyataan itu disampaikan Rudy setelah menerima aspirasi masyarakat di kawasan Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Wakil Bupati Bogor dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor. Menurut dia, pernyataannya dalam dialog dengan warga sebelumnya perlu dipahami secara utuh dan proporsional.
Rudy mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor tetap mendukung penertiban aktivitas tambang ilegal. Namun, ia juga meminta seluruh pihak memahami bahwa sektor pertambangan menjadi sumber penghidupan sebagian masyarakat.
Karena itu, menurut Rudy, aktivitas usaha yang memiliki izin resmi tetap dapat berjalan dengan mematuhi aturan dan memperhatikan aspek lingkungan. Adapun aktivitas tanpa izin, kata dia, harus ditindak sesuai ketentuan hukum.
“Kami mendukung aktivitas usaha yang memiliki izin resmi dan berjalan sesuai ketentuan. Sementara untuk aktivitas yang tidak berizin, tentu harus ditertibkan sesuai aturan yang berlaku,” ujar dia.
Rudy juga meminta masyarakat menjaga situasi tetap aman dan kondusif saat menyampaikan aspirasi. Ia menilai komunikasi antara pemerintah dan masyarakat perlu dijaga agar persoalan tambang tidak memicu konflik di lapangan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor masih menyiapkan pembangunan jalur khusus angkutan tambang untuk mengurangi dampak lalu lintas kendaraan tambang terhadap warga. Saat ini proyek tersebut masih dalam tahap pembebasan lahan.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas kami,” kata Rudy.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post