BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Warga Kampung Jampang, Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, mengalami trauma setelah hujan abu semen dari sebuah pabrik menyelimuti permukiman mereka pada Kamis pagi, 21 Mei 2026.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Abu putih pekat yang keluar dari cerobong pabrik beterbangan hingga menutupi rumah warga dan membuat suasana sekitar gelap.
“Sudah seperti erupsi gunung. Udara tiba-tiba hitam dan abu masuk ke rumah-rumah,” kata warga Kampung Jampang RT 01/01, Devi Febia, Jumat, 22 Mei 2026.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya 25 rumah milik 25 kepala keluarga terdampak hujan abu semen. Sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan seperti sesak napas, batuk, dan pusing.
Menurut Devi, sebanyak 15 warga sempat mendapat penanganan di puskesmas. Dua orang lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Dompet Dhuafa karena membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Setelah kejadian, petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk membersihkan timbunan abu semen di area permukiman warga.
Devi mengatakan insiden kali ini menjadi yang paling parah sejak pabrik semen tersebut beroperasi sekitar lima tahun lalu. Sebelumnya, kata dia, gangguan serupa pernah terjadi akibat kerusakan alat produksi, namun dampaknya tidak sebesar kali ini.
Warga lainnya, Fitri, menuntut pihak perusahaan bertanggung jawab atas dampak kesehatan yang dialami masyarakat. Ia juga mempertanyakan legalitas operasional pabrik tersebut.
“Dulu warga tahunya itu izin gudang, bukan pabrik semen,” kata Fitri.
Menurut dia, warga tidak hanya meminta ganti rugi atas dampak kejadian tersebut, tetapi juga meminta aktivitas perusahaan disesuaikan dengan izin usaha yang dimiliki.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post