BogorOne.co.id | Kota Bogor – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meminta distribusi hewan kurban pada Iduladha 1447 Hijriah diprioritaskan bagi masyarakat kelompok desil 1 hingga 5. Arahan itu disampaikan saat rapat bersama pimpinan perangkat daerah di Museum Pajajaran, Batutulis, Senin, 25 Mei 2026.
Dedie meminta dinas terkait memetakan jumlah hewan kurban dan daya beli masyarakat di Kota Bogor agar distribusi dapat lebih tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan hewan kurban serta pengawasan lokasi penjualan agar tidak melanggar aturan.
“Harus dipastikan ada berapa jumlah hewan kurban di Kota Bogor dan berapa daya beli masyarakat, sehingga nanti diketahui jumlah hewan kurban. Pastikan juga kesehatannya,” kata Dedie.
Menurut dia, distribusi hewan kurban perlu diprioritaskan untuk kelompok masyarakat rentan sebelum disalurkan kepada masyarakat umum. Kebijakan itu disebut sejalan dengan program peningkatan kesejahteraan warga yang juga menyasar kelompok desil bawah.
Selain soal kurban, Pemerintah Kota Bogor juga menyiapkan intervensi di bidang pendidikan dan kesehatan. Dedie mencontohkan program pendidikan gratis hingga lulus melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kecamatan Bogor Timur sebagai bagian dari upaya meningkatkan taraf hidup warga.
“Bisa diintervensi dari kesehatan, pendidikan, hingga tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Dedie juga meminta aparatur wilayah memperketat pengawasan kebersihan lingkungan. Ia menyoroti potensi penumpukan sampah di sekitar fasilitas pendidikan dan kesehatan yang dinilai dapat mengganggu pelayanan publik.
“Jangan sampai ada sampah-sampah yang menumpuk, apalagi di dekat fasilitas pendidikan seperti sekolah atau fasilitas kesehatan,” kata dia.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post