BogorOne.co.id | Dramaga – Meski dinilai oleh segelintir warga upaya bersih-bersih disertai pemangkasan rumput setinggi satu meter yang ada disisi jalan perbatasan Desa Sukaharja Ciomas menuju Kampung Kelapa 7, yang dilakukan oleh pemerintah Desa Sukadamai, Kecamatan Dramaga, termasuk oleh jajaran UPT Sampah Dramaga DLH Kabupaten Bogor hanya sekedar seremonial dan pencitraan, ya tetap saja kritikan tersebut dimasabodokan, bahkan desa dan UPT lebih memilih fokus dalam melaksanakan aksi bersih bersihnya yang berlangsung tak jauh dari lokasi eks sirkuit Motor Cross Sukadamai.
Sebut saja Ajis (bukan nama asli) mengatakan, upaya bersih dan pemangkasan rumput sisi jalan dekat eks Sirkuit Motor Cross yang dilakukan oleh Pemdes Sukadamai dibantu UPT Sampah Dramaga itu, dianggapnya pencitraan belaka, mengingat pada 4 hari sebelumnya yakni tanggal 5 Juni lalu merupakan hari Lingkungan Hidup sedunia, jadi kata Ajis, upaya tersebut agar pihak desa dan UPT sampah Dramaga dapat dilihat oleh masyarakat punya andil dan berperan aktif terhadap kelestarian lingkungan disekitar .
“Semestinya giat bersih bersih disertai pemangkasan rumput ilalang yang sudah meninggi bertahun tahun itu, ya dipangkas rutin dong 3 bulan sekali, atau 6 bulan sekali, bukan hanya karena ada moment Hari Lingkungan sedunia saja, lalu desa dan UPT jadi latah mau dibilang peduli..!”, kata Ajis yang nama aslinya emoh disebutkan kepada BogorOne.co.id dilokasi.
Sayangnya, sikap Pepen Supendi Kepala Desa Sukadamai saat hendak dimintai keterangannya terkait aksi giat bersih bersih lingkungan disertai pemangkasan rumput yang sudah lebih dari setahun tak pernah tersentuh pemangkasan tersebut, dengan tegas menolak diwawancarai.
“Maaf, saya sudah diwawancarai oleh wartawan yang lain, jadi silahkan saja minta hasil wawancara saya kepada mereka”, ujar Pepen Supendi Kepala Desa Sukadamai sedikit emosi lalu ngeloyor pergi meninggalkan BogorOne.co.id yang hanya bisa diam terheran heran dengan sikapnya.
Sikap kepala Desa Pepen Supendi yang terkesan tak ramah tersebut, sangat jauh berbeda dengan Briptu. Hizbi Babinmas Desa Sukadamai dari Polsek Dramaga yang justru lebih menyambut ramah saat akan dimintai keterangan.
“Kegiatan bersih bersih lingkungan ini, merupakan giat gabungan antara kecamatan dan desa terkait undangan surat edaran Bupati Bogor mengenai pentingnya Desa Asri, sekaligus dalam upaya memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh 5 Juni kemarin”, kata Briptu Hizbi Babinmas Desa Sukadamai.
Dijelaskannya, upaya bersih bersih lingkungan disertai pemakasan rumput liar mulai dari perbatasan Ciomas hingga Desa petir, sudah dilakukan sejak beberapa hari kemarin.
“karena giat bersih bersih ini tujuannya tak lain untuk kepentingan masyarakat umum khususnya warga Sukadamai, agar laju aliran air (Drainase) yang tersumbat rumput dan sampah bisa lancar, sehingga apabila turun hujan besar, maka genangan airnya tidak menutup jalan,” pungkasnya.
Editor : Jef Sukapura

























Discussion about this post