BogorOne.co.id | BANDUNG – Tim pencak silat Kota Bogor kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu kekuatan utama di level pelajar Jawa Barat. Pada ajang Pekan Olahraga Wilayah Daerah (Popwilda) I Jabar 2026 yang berlangsung di GOR Arcamanik, Bandung, skuad Kota Hujan sukses keluar sebagai kontingen terbaik.
Kota Bogor mengamankan gelar juara umum cabang olahraga pencak silat setelah mengoleksi total 17 medali, yang terdiri atas 5 emas, 6 perak, dan 6 perunggu.
Persaingan menuju takhta tertinggi ini terbilang sangat dramatis. Berdasarkan data rekapitulasi perolehan medali, terdapat empat daerah yang sebetulnya sama-sama mengemas 5 medali emas, yakni Kota Bogor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Bogor.
Namun, Kota Bogor berhak menempati posisi teratas klasemen berkat keunggulan produktivitas medali perak. Skuad Kota Hujan mengumpulkan 6 perak, unggul atas KBB dan Kabupaten Sukabumi yang masing-masing mengoleksi 4 perak, serta Kabupaten Bogor yang harus puas di posisi keempat dengan 2 perak.
Secara keseluruhan, posisi kedua ditempati oleh KBB (5 emas, 4 perak, 10 perunggu), disusul Kabupaten Sukabumi di peringkat ketiga (5 emas, 4 perak, 5 perunggu), dan Kabupaten Bogor (5 emas, 2 perak, 8 perunggu).
Konsistensi Pembinaan dan Pembuktian Atlet Unggulan
Keberhasilan luar biasa ini tidak lepas dari konsistensi pembinaan atlet di bawah komando Head Coach Solihin, yang didampingi oleh tim pelatih tangguh yakni Zaini, Suparman Mamparaya, Rahmat Cahaya Kancana, dan Ade Triwahyuni.
Manajer Kontingen Pencak Silat Kota Bogor, Teddy Mulyana, menyatakan bahwa target juara umum di cabor silat ini memang sudah dipatok sejak awal pembentukan tim demi menjaga gengsi daerah.
“Kami berkomitmen mempertahankan tradisi. Sejak awal targetnya adalah juara umum, dan berkat kerja keras semua lapisan, hal itu bisa tercapai. Semoga ini menjadi modal kuat agar Kota Bogor bisa keluar sebagai juara umum total di Popwilda Jabar 2026,” tegas Teddy usai penutupan pertandingan.
Dalam kejuaraan ini, pesilat andalan Kota Bogor, Nazmi Orlin Mulyana, kembali mencuri perhatian. Nazmi sukses menjaga tradisi emasnya. Setelah sebelumnya menjuarai Kelas B Putri pada Popwilda 2024 di Kota Depok, kali ini ia turun di Kelas C Putri dan kembali mendominasi sekaligus mengamankan tiket menuju Popda Jabar 2027.
Cerita Unik dari Arena Final
Cerita menarik juga datang dari Kelas E Putri melalui penampilan Bulan Syariefani. Atlet yang sempat menimba ilmu di Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Kemenpora Cibubur ini “turun gunung” membela tanah kelahirannya.
Kehadiran Bulan di atas matras sempat membuat tensi pertandingan tegang sekaligus dinanti banyak penonton. Namun, partai final yang diprediksi bakal sengit justru berakhir antiklimaks dan memicu tawa riuh di tribun penonton. Lawannya yang berasal dari KBB mendadak memilih mengundurkan diri (walk out) dengan alasan cedera, sehingga Bulan dinyatakan menang mutlak tanpa perlu memeras keringat.
Menutup kompetisi, Head Coach Solihin memberikan apresiasi tinggi atas kedisiplinan dan sportivitas yang ditunjukkan seluruh anak asuhnya sepanjang turnamen berlangsung.
“Prestasi ini merupakan buah dari proses latihan yang panjang dan konsisten. Saya sangat bangga dengan perjuangan semua atlet di lapangan. Semoga capaian ini menjadi motivasi besar bagi mereka untuk terus membawa harum nama Kota Bogor di tingkat Jawa Barat maupun nasional,” pungkas Solihin.
Editor : Muttaqien
























Discussion about this post