BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Program penciptaan lapangan kerja dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Bogor mendapat pengakuan di tingkat nasional. Program tersebut dinilai berhasil mendorong perluasan kesempatan kerja sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
Atas capaian itu, Pemerintah Kabupaten Bogor meraih Warta Kota Award 2026 dalam kategori Anugerah Program Penciptaan Lapangan Kerja dan Penguatan UMKM Terbaik. Penghargaan diterima Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal yang mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto pada malam penganugerahan di Jakarta, Senin (6/7/2026).
Bambang mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas berbagai program yang telah dijalankan pemerintah daerah bersama masyarakat dalam memperluas akses kerja dan meningkatkan daya saing pelaku UMKM.
Menurut dia, salah satu program yang dikembangkan adalah Bogor Career Center yang menyediakan informasi lowongan kerja sekaligus mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan.
Selain itu, Dinas Tenaga Kerja juga menjalankan program Disnaker Goes to School untuk memberikan edukasi kepada pelajar mengenai dunia kerja, pengembangan keterampilan, dan peluang karier sebagai bekal memasuki dunia profesional.
Di sektor UMKM, Pemerintah Kabupaten Bogor menjalankan program UMKM Naik Kelas dengan memberikan ruang promosi dan pemasaran produk melalui berbagai kegiatan pemerintah. Kegiatan Car Free Day setiap Minggu juga dimanfaatkan sebagai sarana bagi pelaku UMKM menjangkau konsumen secara langsung.
“Penghargaan di bidang penciptaan lapangan kerja dan penguatan UMKM ini menjadi salah satu bukti atas berbagai upaya yang terus dilakukan oleh Bapak Bupati,” kata Bambang.
Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus meningkatkan pelayanan publik, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat daya saing UMKM.
Ketua Panitia Seleksi Warta Kota Award 2026 yang juga Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Syahrir Ika, mengatakan proses penilaian penghargaan dilakukan secara independen, objektif, dan berbasis bukti.
Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari menilai ajang penghargaan tersebut dapat menjadi ruang berbagi praktik terbaik antarpemerintah daerah sehingga program yang terbukti berhasil dapat direplikasi di daerah lain.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post