BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Lonjakan kunjungan wisatawan selama libur sekolah 2026 tak hanya memadati Jalur Puncak, Kabupaten Bogor. Di balik kemacetan yang terjadi, volume sampah di kawasan wisata itu juga melonjak hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor mencatat peningkatan produksi sampah terutama di kawasan wisata Kecamatan Megamendung dan Cisarua. Kondisi tersebut mendorong petugas menambah intensitas pengangkutan sampah agar tidak terjadi penumpukan di lokasi-lokasi wisata maupun sepanjang Jalan Raya Puncak.
Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah III Ciawi, Hendri Iskandar, mengatakan selama masa libur sekolah pihaknya mengoperasikan enam armada pengangkut setiap hari.
“Selama libur sekolah, volume sampah meningkat sekitar 100 persen. Setiap hari kami mengoperasikan enam armada untuk mengangkut sekitar 76 meter kubik sampah dari kawasan Jalur Puncak,” kata Hendri, Rabu, 8 Juli 2026.
Menurut Hendri, peningkatan volume sampah tidak mengganggu pelayanan kebersihan. Selain armada pengangkut, petugas penyapu jalan diterjunkan setiap hari untuk membersihkan sampah yang berserakan di sepanjang Jalan Raya Puncak, khususnya di titik-titik yang ramai dipadati wisatawan.
Ia menyebutkan, sampah yang terkumpul didominasi limbah plastik, mulai dari bungkus makanan, botol minuman, hingga kemasan sekali pakai. Sebagian besar sampah ditemukan di bahu jalan dan area sekitar objek wisata.
Meski pengangkutan dilakukan setiap hari, Hendri mengakui masih ditemukan wisatawan yang membuang sampah sembarangan, bahkan dari dalam kendaraan ketika terjebak kemacetan.
“Masih ada wisatawan yang membuang sampah dari dalam kendaraan saat terjebak kemacetan. Kondisi ini membuat petugas harus bekerja lebih keras membersihkan jalan agar lingkungan tetap bersih dan nyaman,” ujarnya.
DLH Kabupaten Bogor mengimbau wisatawan untuk lebih disiplin membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Menurut Hendri, partisipasi pengunjung menjadi faktor penting untuk menjaga kebersihan kawasan Puncak, terutama ketika jumlah wisatawan meningkat pada musim liburan.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post