BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Musim kemarau mulai memengaruhi ketersediaan air di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Sejumlah sumber air mengalami penurunan debit setelah intensitas hujan berkurang dalam beberapa pekan terakhir.
Ketua Karang Taruna Desa Sukajaya, Asep Suryana, mengatakan debit air Sungai Cikoneng mulai menyusut. Kondisi serupa juga terjadi di mata air Legok Pinding yang selama ini menjadi sumber pasokan air bagi masyarakat di tiga desa.
“Musim kemarau mulai terasa dampaknya. Debit air Sungai Cikoneng menurun. Begitu juga sumber air di Legok Pinding yang selama ini menjadi penopang kebutuhan air masyarakat dari tiga desa, kini debitnya mulai berkurang,” kata Asep, Rabu, 8 Juli 2026.
Menurut Asep, pengalaman pada musim kemarau sebelumnya menunjukkan mata air Cisalada menjadi sumber utama yang diandalkan warga ketika pasokan air di lokasi lain berkurang. Karena itu, ia menilai kondisi saat ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kawasan resapan air dan melestarikan sumber-sumber mata air agar tetap mampu memenuhi kebutuhan masyarakat pada musim kemarau.
Meski debit air mulai menurun, Camat Tamansari Yudi Hartono memastikan belum ada dampak kekeringan yang signifikan di wilayahnya. Pemerintah kecamatan, kata dia, terus memantau perkembangan kondisi sumber air selama musim kemarau berlangsung.
“Untuk saat ini memang belum ada dampak yang signifikan. Namun, debit air di beberapa sumber mulai menurun,” ujar Yudi.
Ia mengimbau masyarakat menggunakan air secara hemat sebagai langkah antisipasi apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang. Pemerintah Kecamatan Tamansari juga terus melakukan penanaman pohon di kawasan resapan air sebagai upaya menjaga keberlanjutan sumber air bagi warga.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post