BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Polisi masih menyelidiki dugaan pengeroyokan terhadap seorang pengamen yang terjadi di pertigaan Alun-alun Jonggol, Jalan Raya Pasar Lama Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Kamis, 23 Juli 2026 malam. Hingga kini, identitas para pelaku belum diketahui karena korban belum memberikan keterangan kepada penyidik.
Kapolsek Jonggol Kompol Hida Tjahjono mengatakan, laporan mengenai keributan diterima Anggota Piket SPKT Polsek Jonggol sekitar pukul 19.30 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, baik korban maupun pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut sudah meninggalkan tempat kejadian.
“Berdasarkan keterangan saksi, sempat terjadi kesalahpahaman antara seorang pengamen dengan sekelompok pemuda yang sedang nongkrong di pertigaan Alun-alun Jonggol,” kata Hida, Jumat, 24 Juli 2026.
Menurut keterangan saksi, pengamen yang diketahui bernama Andre, sekitar 25 tahun, melintas di lokasi dan diduga dalam kondisi mabuk. Saat berpapasan dengan kelompok pemuda, Andre disebut mengacungkan jari tengah yang kemudian memicu keributan.
Beberapa pemuda yang identitasnya masih belum diketahui diduga melakukan pemukulan terhadap Andre. Warga sekitar kemudian melerai pertikaian tersebut. Korban selanjutnya pulang bersama kakaknya yang sebelumnya juga mengamen di sekitar Alun-alun Jonggol.
Polisi mengidentifikasi korban sebagai warga Kampung Tegal, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang sehari-hari bekerja sebagai pengamen.
Hida mengatakan, pada malam kejadian anggotanya telah berupaya menghubungi korban untuk dimintai keterangan. Namun, upaya itu belum berhasil sehingga penyidik masih mengandalkan keterangan para saksi di lokasi.
“Hari ini kami akan mengundang kembali korban untuk dimintai keterangan guna melengkapi keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa,” ujarnya.
Polsek Jonggol menegaskan akan menindaklanjuti kasus tersebut dan tidak mentolerir segala bentuk kekerasan di ruang publik. Saat ini, Unit Reserse Kriminal Polsek Jonggol masih menyelidiki identitas para pelaku sekaligus memastikan kronologi peristiwa secara menyeluruh.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post