BogorOne.co.id | Bandung – Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat menetapkan Tantan Sulthon Bukhawan sebagai Ketua PWI Jawa Barat periode 2026–2031. Dalam pemungutan suara yang berlangsung di Bandung pada 11–12 Agustus 2026, Tantan meraih 444 suara dan mengungguli Hardiansyah yang memperoleh 247 suara.
Dari total 755 anggota pemilik hak suara, sebanyak 699 orang mengikuti proses pemilihan. Panitia mencatat enam suara tidak sah dan dua suara abstain.
Sementara itu, posisi Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Jawa Barat kembali dipegang Oland PH Sibarani. Ia terpilih secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya calon dalam pemilihan tersebut.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Tantan menekankan pentingnya konsolidasi internal organisasi pasca-pemilihan. Ia mengajak seluruh anggota untuk meninggalkan perbedaan yang muncul selama proses Konferprov dan fokus membangun organisasi secara bersama-sama.
“Saya mengajak seluruh anggota PWI untuk bersatu, bersama-sama membangun PWI ke depan tanpa ada lagi perbedaan. Saya yakin, dengan bersatu dan saling bergandengan tangan, organisasi yang besar ini akan semakin maju dan bermartabat,” kata Tantan, Kamis, 13 Agustus 2026.
Pesan serupa disampaikan pimpinan sidang dari PWI Pusat, Zulkifli Gani Otto. Ia meminta seluruh elemen organisasi mengakhiri polarisasi yang muncul selama proses pemilihan dan menjaga soliditas PWI Jawa Barat.
Tantan selanjutnya diberi waktu satu bulan untuk menyusun kepengurusan baru bersama tim formatur yang terdiri atas tiga orang. Struktur kepengurusan tersebut akan menjadi motor organisasi selama lima tahun ke depan.
Terpilihnya Tantan dan Oland mendapat respons dari sejumlah pengurus daerah, termasuk PWI Kota Bogor. Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi menilai kepemimpinan baru menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara PWI Jawa Barat dan pengurus kabupaten/kota.
Menurut Alho, sapaan akrabya tantangan organisasi ke depan tidak hanya berkaitan dengan penguatan kelembagaan, tetapi juga peningkatan kualitas, profesionalisme, dan perlindungan terhadap jurnalis di tengah perubahan lanskap media digital.
“Kami di daerah siap bersinergi dan mendukung penuh visi-misi kepengurusan baru. Kami menaruh harapan besar agar PWI Jawa Barat semakin mandiri, mampu meningkatkan kualitas dan perlindungan jurnalis, serta terus menjadi benteng demokrasi yang adaptif di era digital,” tuntas Aldho.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post