BogorOne.co.id — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor saat ini tengah gencar melakukan pemeliharaan berkala pada jaringan pengolahan air minum.
Langkah mendesak ini diambil guna menjaga serta meningkatkan keandalan infrastruktur pengolahan air dalam jangka panjang.
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan menyampaikan, permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Ia membenarkan, bahwa proses pemeliharaan sistem pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Intake Pasir Angin beberapa waktu lalu, berdampak sementara pada kualitas fisik air yang terdistribusi ke rumah-rumah warga.
”Kondisi air yang mengalami kekeruhan di beberapa wilayah pelayanan terjadi akibat adanya kegiatan pemeliharaan berkala pada IPA kami. Hal ini penting dilakukan demi menjaga kualitas pengolahan dan keandalan pasokan air minum,” ujar Rino, dalam siaran persnya, Kamis (17/9/2026) .
Guna mengatasi dampak kekeruhan tersebut, kurang lebih 40 orang tim teknis Perumda Tirta Pakuan telah diterjunkan ke lapangan secara maksimal. Saat ini, petugas fokus menjalankan proses flushing atau pembersihan jaringan pipa secara intensif agar aliran air dapat segera kembali normal dan jernih.
Di sisi lain, Perumda Tirta Pakuan juga mengeluarkan imbauan khusus kepada masyarakat yang terdampak.
Pelanggan diminta untuk tidak menggunakan air yang masih keruh untuk kebutuhan sehari-hari, terutama untuk keperluan konsumsi, hingga kualitas air benar-benar dipastikan jernih kembali.
Bagi pelanggan yang membutuhkan bantuan penanganan lebih lanjut atau memerlukan pasokan armada tangki air darurat, pihak Perumda Tirta Pakuan menyiagakan layanan Call Center yang dapat dihubungi melalui Hotline di nomor 0251-8324111 serta pesan WhatsApp di nomor 0811-1182-123.
Pihak manajemen mengapresiasi pengertian, kesabaran, dan kerja sama dari seluruh pelanggan selama proses perbaikan dan pemulihan jaringan ini berlangsung.
“Sampai hari ini, di beberapa wilayah aor yang mengalir ke rumah warga sudah jernih dan aman digunakan. Untuk beberapa wilayah lainnya, tengah diusahakan agar tidak keruh kembali dan besok (Jumat) semuanya normal,” pungkas Rino.
Editor : Muttaqien

























Discussion about this post