BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Kebakaran warung di Kampung Baru, Desa Pasir Laja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jumat pagi, 6 November 2026, membuat sejumlah siswa SDN Ciluar 2 dan SDN Ciluar 3 menangis dan berteriak ketakutan. Mereka panik setelah kobaran api membesar di warung yang berada tepat di depan gedung sekolah.
Sejumlah siswa berteriak memanggil orang tua mereka. Sebagian lainnya menangis ketika melihat kobaran api. Guru-guru segera mengumpulkan para murid ke satu ruangan untuk menenangkan mereka sekaligus mengantisipasi dampak kebakaran.
Kepala SDN Ciluar 3, Euis Sulistiyowati, mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 08.00 WIB, saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Ketika itu, para siswa berada di dalam kelas.
Euis mengaku sedang berada di dalam ruangan ketika mendengar teriakan guru dan siswa yang tengah menunggu jam pelajaran.
“Saya sedang di dalam ruangan, anak-anak sedang di kelas. Tiba-tiba guru dan siswa yang menunggu jam, teriak kebakaran,” kata Euis, Jumat, 6 November 2026.
Euis bersama sejumlah guru kemudian segera mengumpulkan siswa ke satu ruangan. Namun, beberapa murid sempat menangis dan berteriak memanggil orang tua mereka.
“Ada yang teriak-teriak panggil orang tuanya, sambil nangis-nangis seperti itu. Tapi guru-guru kemudian menenangkan,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi risiko kebakaran, pihak sekolah memutuskan memulangkan sejumlah siswa lebih awal. Para orang tua kemudian berdatangan untuk menjemput anak-anak mereka.
Berdasarkan pantauan di lokasi, halaman sekolah dipenuhi sejumlah barang yang berasal dari warung tersebut. Warga dan siswa yang berada di sekitar lokasi sebelumnya juga sempat berhamburan menyelamatkan diri sambil memperingatkan orang lain.
Kepanikan bertambah ketika api merembet hingga mengenai kabel udara. Suara percikan listrik terdengar cukup keras dan membuat warga di sekitar lokasi semakin khawatir.
Petugas pemadam kebakaran dari Kota dan Kabupaten Bogor dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api. Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman masih berlangsung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran warung tersebut diduga dipicu korsleting listrik.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post