BogorOne.co.id | Kota Bogor – Organisasi Kepemudaan Pemuda Harapan Bogor (PHB) akan membentuk Koperasi Pemuda Harapan Bogor untuk mengakomodir para Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kota Bogor berbasis program digital marketing.
Organisasi yang sudah berdiri sejak tahun 2017 ini, mentargetkan Koperasi PHB dapat menjadi ujung tombak bagi IKM dan UMKM dalam segi pemasaran atau penjualan berbasis digital marketing di era Industri 4.0.
Ketua Umum PHB Irpan Effendi, SE., MM., mengatakan, pemasaran IKM dan UMKM saat ini terutama dimasa pandemi telah mengalami penurunan yang sangat drastis, salah satunya darisegi omset lantaran banyaknya produk dari luar negeri alias impor yang mematikan harga pasaran dibanding harga produk lokal daerah.
“Contohnya, ada sebuah produk dari luar diberi harga Rp2 ribu, padahal harga pasarannya sekitar Rp10 ribu. Tentu, harga pasar produk impor ini akan mematikan pengusaha-pengusaha yang sudah lama bergerak dibidang produk tersebut. Melalui koperasi ini kami berupaya untuk menstabilkan harga IKM dan UMKM dalam menekan kesenjangan harga tersebut,” ucapnya.
Koperasi Pemuda Harapan Bogor juga, diharapkan dapat menciptakan dan menjaga regulasi harga yang stabil di basis e-commerce.
“Jadi masyarakat yang bekerjasama dengan Koperasi Pemuda Harapan Bogor selain menjadi gerai penitipan penjualan, anggota PHB juga akan diberikan pelatihan digital marketing agar bisa membantu penjualan IKM yang ada di koperasi lewat e-commerce,” tegas Dosen di Institute Bisnis dan Informasi (IBIK) Universitas Kesatuan sekaligus Entrepreneur di SumberMarket.com.
Disisi lain, Koperasi Pemuda Harapan Bogor bisa menjadikan para pemuda atau pelaku IKM dan UMKM lebih membuka mata terhadap peluang digital marketing di era Industri 4.0.
Membuat ekosistem digital marketing berfokus pada penjualan produk lokal daerah khususnya di Kota Bogor dan menciptakan budaya etnosentrisme yakni, budaya yang saling mensupport antara IKM dan UMKM termasuk saling mendukung produknya.
“Melalui ini juga kami bersama membantu memsejahterakan IKM dan UMKM yang tergabung di Koperasi PHB dan berharap pemerintah dapat mendukung dan terus menggalakan produk lokal daerah yang kian hari semakin terkikis oleh produk impor,” harapnya.
Sekarang, sambung Irpan, anggota organisasi kepemudaan PHB sudah berjumlah 100 orang lebih. Anggota ini berdomisili di Kota Bogor dan PHB selalu terbuka bagi siapapun yang ingin bergabung, bisa mendatangi langsung sekretariat PHB yang berlokasi di Jalan Cibereum RT 02 RW 08, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan.
Sementara itu, Kabid Koperasi Diskop UKM Kota Bogor Ali Susanto mengapresiasi akan dibentuknya Koperasi PHB untuk membantu para pelaku IKM dan UMKM yang ada di Kota Bogor.
Ali mengaku, pihaknya sangat mendukung PHB dalam membentuk koperasi ini karena memang di era digital sekarang, hampir semua pemasaran dilakukan secara online mulai dari bentuk promosi sampai penjualan.
“Mudah-mudahan setelah dibentuknya Koperasi PHB nanti bisa lebih membantu mensejahterakan IKM dan UMKM, termasuk membantu darisegi penjualannya. Bahlan, kalau bisa dibentuk juga koperasi Unit Simpan Pinjam (USP) biar ada korelasinya,” pungkasnya. (Fik)
























Discussion about this post