BogorOne.co.id | Kota Bogor – Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengaku belum menerima aduan untuk penutupan Taman Palupuh yang berlokasi di Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor..
“”Belum, paling kita akan menambah park ranger dan menambah jadwal monitoring dari biasa sehari sekali nanti bisa 3 sampai 4 kali,” ucapnya, Selasa (22/02/22).
Sebelumnya, beberapa hari terakhir ada sembilan remaja melakukan keributan di taman tersebut. Bahkan, para remaja itu diduga menggelar pesta minum keras.
Ketua Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Bogor Utara, Iqram Juansyah menagih janji Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim untuk mengalihfungsikan Taman Palupuh menjadi perkebunan.
“Kami menagih janji wakil wali kota yang akan mengubah Taman Palupuh menjadi kebun pembibitan dan nursery. Itu saja!,” kata Iqram.
Menurutnya, keberadaan Taman Palupuh lebih banyak mudharatnya karena kerap disalahgunakan oleh oknum yang tak bertanggungjawab untuk mabuk-mabukan, bahkan merencanakan aksi kekerasan.
“Lokasinya kan itu di dalam, jauh dari jalan raya. Jadi ya bebas saja mereka berbuat apapun disana,” katanya.
Disinggung soal Park Ranger, Iqram mengaku pesimis keberadaan Park Ranger yang hanya mengontrol taman tersebut. “Ujungnya kucing kucingan kalau begitu ceritanya,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Dedie A Rachim berencana akan mengubah fungsi Taman Palupuh yang berada di Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Hal itu dikarenakan taman tersebut sering dijadikan aksi kriminalitas dan tempat nongkrong bagi pelajar.
“Kini sedang melakukan kajian perubahan fungsi Taman Palupuh, agar tidak terus menerus disalahgunakan,” ujar Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, belum lama ini.
Kata Dedie, nantinya Taman Palupuh akan difungsikan sebagai kebun pembibitan dan nursery. (Fik)























Discussion about this post