BogorOne.co.id | Kota Bogor – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor mengaku tengah melakukan penyelidikan terhadap aduan mengenai adanya DJ performance, yang sempat dikomplain warga.
Kepala Satpol PP, Agustian Syach mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap aduan masyarakat tersebut. “Kami sudah tindak lanjuti laporan masyarakat, sekarang sedang diselidiki,” ujarnya, Rabu (23/03/22).
Ia menegaskan bahwa hiburan DJ performance dilarang disuguhkan oleh Zentrum lantaran izin tempat tersebut merupakan kafe, restoran dan karaoke.
“DJ tidak boleh tampil, karena izinnya kafe, restoran dan karaoke. Sedang diselidiki, kami tidak bisa sembarangan menyegel, harus sesuai dengan prosedur,” ucapnya.
Kata dia, apabila terbukti Zentrum menyuguhkan DJ performance, maka tempat hiburan malam tersebut terancam kembali disegel. “Sanksi bisa penyegelan hingga rekomendasi pencabutan izin,” ungkapnya.
Mantan Camat Bogor Tengah ini juga mengakui bahwa pihaknya beberapa waktu lalu sempat melakukan penyegelan terhadap Zentrum. Namun, kini seg tersebut telah dibuka.
“Ya, kita nggak bisa segel terlalu lama karena ada SOP. Bila tidak kami bisa digugat, kemudian pengelola ketika itu pun sempat membuat surat pernyataan,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua KNPI Bidang Perencanaan Pembangunan dan Infrastruktur Kota Bogor, Abdul Rozak meminta Satpol PP tegas dan tak pandang bulu dalam menindak tempat hiburan yang melanggar aturan.
“Kalau memang terbukti melanggar, segera jatuhkan sanksi. Apalagi bila pelanggaran sudah dilakukan berkali-kali,” ucapnya.
Rozak juga meminta agar Satpol PP melakukan pengecekan terhadap seluruh tempat hiburan malam yang ada di Kota Bogor, guna memastikan kegiatan usaha dilaksanakan sesuai dengan perizinan yang dikantungi.
Rozak menilai, ngeyelnya tempat hiburan malam lantaran kurang tegasnya pemerintah dalam menjatuhi sanksi. Padahal, sikap tersebut justru membuat pemerintah dipandang sebelah mata oleh pengusaha ‘nakal’.
“Sanksi berat harus dijatuhkan bagi mereka yang ngeyel, agar memberikan efek jera,” tandasnya. (Fry)

























Discussion about this post