BogorOne.co.id | Kota Bogor – Sebanyak 24 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada klaster Pondok Pesantren (Ponpes) Bina Madani yang terletak di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, dinyatakan sembuh.
Sebelumnya, secara akumulatif hingga Rabu (16/06/21) jumlah orang yang terkonfirmasi positif di klaster Ponpes Bina Madani ada 93 orang, namun 24 orang dinyatakan sembuh dan 69 orang masih dinyatakan sakit.
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya menegaskan, khusus untuk Pendidikan Tatap Muka (PTM) sementara dihentikan simulasinya sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian. Hal ini mengantisipasi beberapa klaster yang timbul dari lembaga pendidikan.
Bima Arya juga kembali mewanti-wanti agar seluruh lembaga pendidikan yang akan menyelenggarakan tatap muka atau siswa-siswinya berasal dari luar kota agar tidak menggelar PTM. “Apabila ada gejala segera koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor,” tuturnya.
Selain itu, Pemkot akan melakukan pembatasan mobilitas warga dan memperketat pengawasan protokol kesehatan (prokes) di lapangan, menindak tegas semua pelanggaran, termasuk pelanggaran pada jam operasional, kerumunan dan lain lain.
“Situasinya saat ini serius, rem sekarang harus ditarik, kalau tidak maka kita bisa masuk ke fase jauh lebih berbahaya dibanding sebelumnya,” katanya.
Berdasarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, terdapat 453 orang penghuni Pondok Pesantren Bina Madani, terdiri atas 176 orang santri putri, 222 orang santri putra, pengurus putri 34 orang, pengurus putra 21 orang. Semuanya telah dilakukan pemeriksaan Covid 19 dengan hasil Positif 93 orang. (Fik)





























Discussion about this post