24.6 C
Bogor
Minggu, 28 November 2021

Angka Kehamilan Masih Tinggi, Bantuan Alat Kontrasepsi Tak Efektif

Must read

Selain Maju di Pilgub Jabar, Hanura Dukung Ridwan Kamil Maju Pilpres 2024

BogorOne.co.id | Bandung - Hanura Jawa Barat siap mendukung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk maju kembali menjadi Gubernur Jawa Barat atau berkompetisi di...

Tiang Listrik di Punncak Meledak, Warga Panik

BogorOne.co.id | Cisarua - Suara ledakan mengagetkan warga Kampung Cijulang, RT 03/05, Desa Kopo, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor Suara ledakan itu berasal dari sebuah...

Pungli Duit BPNT, Kades Sukaharja Diciduk Tim Sauber Pungli Polda Jabar

BogorOne.co.id | Ciomas - Seorang oknum Kepala Desa (Kades) Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor diamankan Tim Tindak II Saber Pungli Jabar. Penangkapan terhadap RAH (55...

DPS Pertanyakan Peran Pemerintah Dalam Program RTLH di Pasir Jaya

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Masih banyaknya program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang belum terealisasi di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat membuat...

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Tingginya angka kehamilan terutama di tengah Pandemi, Program pembagian alat kontrasepsi pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) dinilai tak efektif.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor angka kehamilan di Kota Bogor mencapai ribuan orang selama pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, keberadaan alat kontarasepsi di Kota Bogor sendiri semuanya dipenuhi oleh BKKBN Pusat melalui BKKBN Provinsi Jawa Barat. Alat kontrasepsi yang di sediakan adalah IUD, implant , suntik, pil dan kondom.

Sedangkan alat penunjang pelayanan KB berupa IUD kit dan Implant pengadaannya di lakukan oleh DPPKB Kota Bogor dengan dana yang berasal dari Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Kesehatan-Keluarga Berencana dengan jumlah pengadaan untuk tahun 2021 adalah 27 unit IUD kit dan 27 Unit Implant kit , dengan total anggaran Rp.307.335.600.

Sekretaris Dinkes Kota Bogor, Erna Nuraena mengatakan, jumlah angka kehamilan di Kota Bogor terus meningkat pada 2021, angka kehamilan di Kota Bogor hingga Juli mencapai 11758 dari estimasi sasaran 19238.

“Untuk tahun 2020 sendiri angka kehamilan mencapai 20.605 dari estimasi 20.902,” ujar Erna, Selasa (14/09/21).

Menurut dia, upaya pengendalian kehamilan terus dilakukan dinas kesehatan Kota Bogor dengan berbagai cara.

Diantaranya edukasi, konseling, mengadakan pelayanan KB lewat pelayanan rutin di semua Puskesmas di Kota bogor, bidan praktek mandiri dan safari Keluarga Berencana dengan penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang yang sangat efektif mencegah kehamilan.

“Untuk edukasi, kita lakukan ke pasangan usia subur di edukasi tersebut dijelaskan untuk menjarangkan kehamilan lewat program KB. Sedangkan untuk konseling dilakukan pada remaja untuk mencegah terjadinya pernikahan dini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dalduk KB Kota Bogor, Rakhmawati mengatakan bahwa alat kontrasepsi ini diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak mampu.

Apabila diuangkan, sambung dia, bantuan itu sekitar Rp400 juta, sebab untuk karya implan dan Ayudi sama, harga satuannya Rp17 juta.

“Untuk sosialisasi selama ini terus jalan dan yang mencari sasaran adalah kader. Jadi kader yang membawa ke rumah sakit atau pada pusat kesehatan,” pungkasnya. (Fry)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Selain Maju di Pilgub Jabar, Hanura Dukung Ridwan Kamil Maju Pilpres 2024

BogorOne.co.id | Bandung - Hanura Jawa Barat siap mendukung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk maju kembali menjadi Gubernur Jawa Barat atau berkompetisi di...

Tiang Listrik di Punncak Meledak, Warga Panik

BogorOne.co.id | Cisarua - Suara ledakan mengagetkan warga Kampung Cijulang, RT 03/05, Desa Kopo, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor Suara ledakan itu berasal dari sebuah...

Pungli Duit BPNT, Kades Sukaharja Diciduk Tim Sauber Pungli Polda Jabar

BogorOne.co.id | Ciomas - Seorang oknum Kepala Desa (Kades) Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor diamankan Tim Tindak II Saber Pungli Jabar. Penangkapan terhadap RAH (55...

DPS Pertanyakan Peran Pemerintah Dalam Program RTLH di Pasir Jaya

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Masih banyaknya program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang belum terealisasi di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat membuat...

Data Kependudukan Memerlukan Kebaharuan

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Kesadaran warga untuk mengurus akte kelahiran, saat ini sudah cukup bagus. Penilaian itu muncul jika diukur dari persentase jumlah...