BogorOne.co.id | Kota Bogor – Untuk antisipasi kerusakan pasca guncangan gempa yang berpusat di Cianjur, Direktorat Teknik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan investigasi terhadap bangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan Utilitas.
Dalam akun Instagram @perumdatirtapakuan, Direktur Teknik Tirta Pakuan Ardani Yusuf didampingi jajaran direktorat teknik sedang berada di IPA Katulampa melakukan investigasi terkait dengan bencana gempa Cianjur.
Ardani mengatakan, atas terjadinya gempa Cianjur di khawatirkan adanya beberapa perubahan struktur baik di IPA maupun utilitas milik Tirta Pakuan.
Untuk itu, pihaknya langsung melakukan investigasi ke beberapa sumber di Instalasi Pengolahan Air terbesar di Kota Bogor.
“Tadi saya coba inventarisir, mulai dari IPA Dekeng dengan kapasitas 1600. Alhamdulillah tidak ada kendala, tidak ada perubahan dan saat ini instalasi terbesar kedua di IPA Katulampa alhamdulillah juga tidak ada kendala,” jelas Ardani, Selasa (22/11/22).
Dijelaskan Dirtek perusahaan plat merah milik Pemkot Bogor itu, terkait dengan kejadian gempa Cianjur, Ardani mengungkapkan, Tirta Pakuan akan tetap memonitoring atas kejadian tersebut yang dikhawatirkan adanya perubahan lanjutan.
“Tentunya hal itu menjadi prioritas kami untuk tetap meningkatkan pelayanan kepada pelanggan juga masyarakat kota bogor,” ujarnya.
Tak lupa, Ardani mengucapkan turut berduka dan berbela sungkawa atas terjadinya gempa Cianjur. “Semoga para korban diberikan kekuatan dan ketabahan dan korban yang meninggal dunia Husnul khotimah,” tuntasnya. (*)
























Discussion about this post