BogorOne.co.id | Cisarua – Sebanyak 12 warga puncak Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor terjangkit demam berdarah dengue (DBD) Januari, Februari hingga Maret ini.
“Iya ditahun 2022 ini Ada 12 warga yang terkena DBD dan tidak ada yang meninggal dunia,” kata Kepala UPT Puskesmas Cibulan dr Nurul kepada wartawan, Senin (21/03/22).
Ada 12 kasus yang terinfeksi DBD yang ditemukan dibulan Januari, Februari hingga Maret ini.
Lanjut Nurul menjelaskan, beragam upaya ditempuh Dinas Kesehatan Cibulan untuk mengurangi resiko warga tertular DBD.
Dengan melakukan penyuluhan 3 M (Menutup, Mengubur, Menguras), pihaknya juga meminta warga menggunakan serbuk abate untuk membunuh jentik nyamuk,” tuturnya.
Disamping itu juga, upaya fogging juga dilakukan. Bahkan, akhir-akhir ini, pelaksanaan fogging untuk membunuh nyamuk dewasa bisa dilakukan Dinkes beberapa kali dalam seminggu.
Terpisah Prasetyawati selaku anggota DPRD Propinsi Jawa Barat angkat bicara. Dengan maraknya DBD, dia menghimbau agar masyarakat melaksanakan program 3M sesuai anjuran pemerintah. “Lebih baik mencegah dari pada mengobati,” ucapnya.
Selain itu masyarakat harus lebih meningkatkan Program 3M, menguras bak mandi atau penampungan air yang menjadi sarang bibit nyamuk, serta menutup, mendaur ulang barang bekas.
“Nah selain itu juga harus menjalani hidup sehat menjaga kebersihan, makanan dan cukup istirahat sehingga daya tahan tubuh menjadi baik,” tandasnya. (Yud)

























Discussion about this post