BogorOne.co.id | Kota Bogor – Sebagai upaya mengedukasi kesadaran masyarakat untuk berzakat, Baznas Kota Bogor gencar membentuk serta mensosialisasikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) secara langsung dari tingkat kecamatan, kelurahan, Masjid, dan Sekolah.
Selain itu, Baznas Kota Bogor juga membuat kanal pengumpulan dan pendistirbusian di wilayah supaya tepat sasaran. Hal itu merupakan bagian dari program kampung zakat.
Sejak Januari 2023 kemarin Baznas Kota Bogor terus melakukan sosialisasi dan audiensi baik langsung ke kelurahan maupun dengan kecamatan.
“Alhamdulillah program kampung zakat sebagai rull model didukung oleh para stakeholder, karena tujuan dari program ini adalah untuk mensejahterakan masyarakat secara holistik melalui UPZ,” kata Ketua BAZNAS kota Bogor Wahyul Mimbar.

Menurut dia, tadinya UPZ pasif bekerja 1 tahun sekali saat ramadhan. “Tetapi dengan Program Kampung zakat kami harap UPZ dapat turut serta dalam membantu Baznas baik pengumpulan maupun pendistribusian,” jelasnya.
Sementara Wakil Ketua 1 Baznas Kota Bogor Subhan Murtadla mengatakan pembentukan UPZ di tingkat Kelurahan masjid dapat memetakan muzakki dan mustahik pada lingkup wilayah terkecil.
Hal ini kata Subhan, menurutnya akan membantu pola pengumpulan dan pendistribusian agar lebih tepat sasaran.
Baznas Kota Bogor terus melakukan upaya pembentukan UPZ, sampai saat ini telah dilaksanakanya sosialisasi UPZ di Tingakt Sekolah SMP, SD, Kecamatan Bogor Timur, Kecamatan Bogor tengah, Kelurahan Ciparigi, Kelurahan Pasirkuda.
Unit Pengumpul Zakat merupakan perpanjangan tangan BAZNAS yang secara regulatif dpt membantu dalam menghimpun dan mendistribusikan dana Zakat Infaq Sedekah yang didasari dengan UU no 23 tahun 2011 dan Peraturan BAZNAS No 2 tahun 2016. (Advetorial)
























Discussion about this post