BogorOne.co.id | Kota Bogor – Setelah kalang kabut karena tunggakan klaim covid-19 yang terancam kadaluarsa, kini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor merasa lega.
Hal itu bukan tanpa alasan, tetapi karena klaim penanganan pasien Covid-19 sebesar Rp35 miliar akan segera dibayarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Kepala Bagian Keuangan RSUD Kota Bogor, Rifki Mubarok mengatakan bahwa klaim yang belum terbayarkan adalah penanganan sejak Januari hingga Mei 2021.
Namun, ia mengaku belum mengetahui terkait kapan pembayaran akan direalisasi. Sebab pihaknya belum koordinasi lagi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Tapi yang pasti tinggal menunggu pembayaran saja. Jumlah nominalnya Rp30 miliar hingga Rp35 miliar,” ujar Rifky beberapa waktu lalu.
Rifky menuturkan, belum dibayarkannya klaim lantaran Kemenkes kemungkinan memiliki jadwal tersendiri.
Ia pun memastikan bahwa RSUD telah mengajukan permohonan pembayaran klaim sebelum batas waktu yang ditentukan, yakni 60 hari setelah tanggal pelayanan.
Dia menegaskan bahwa permenkes yang mengatur soal klaim covid hanya berbicara soal batas waktu pengajuan klaim dan kriteria penjamin serta kadarluarsa klaim. “Dan syarat-syarat yang dimiliki RSUD sudah sesuai,” katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri (ASB) mengatakan, perlu adanya solusi bagi RSUD Kota Bogor yang sudah berjasa dalam hal penanganan pandemi Covid-19.
Sebab, apabila berkaca pada daerah lain, Bekasi contohnya. Hutang klaim covid menunggak hingga ratusan miliar dan menyebabkan RSUD Bekasi terancam gulung tikar.
Ia berharap hal tersebut tidak terjadi di Kota Bogor, terlebih saat ini tengah terjadi gelombang kedua pandemi Covid-19.
Politisi PPP itu menjelaskan, bahwa saat ini kondisi semua sedang siaga 1. Jangan sampai karena ada peraturan baru ini malah membuat rumah sakit kewalahan.
‘Kita harus mengapresiasi semua nakes dan rencananya pekan depan kami akan duduk bersama 21 kepala rumah sakit se-Kota Bogor untuk menyelesaikan masalah ini dan isu pandemi,” pungkasnya. (Fry)

























Discussion about this post