• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Oktober 10, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Bukan Cuma Cari Kerja di Jepang, Kemnaker Siapkan Bekal Ini untuk Pekerja Indonesia

Redaksi by Redaksi
25 Agustus 2026
in NASIONAL
0
Bukan Cuma Cari Kerja di Jepang, Kemnaker Siapkan Bekal Ini untuk Pekerja Indonesia

JICA–Kemnaker Final Activity Sharing Seminar bertajuk “Overview of Kemnaker and JICA Cooperation Framework and Achievements 2023–2026.

39
SHARES
39
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Jakarta — Kerja sama Indonesia dan Jepang di bidang ketenagakerjaan memasuki fase yang semakin strategis. Bukan hanya mengejar peningkatan jumlah pekerja yang ditempatkan di Negeri Sakura, pemerintah kini mendorong agar mobilitas tenaga kerja berjalan beriringan dengan penguatan kompetensi, kesiapan budaya kerja, serta pelindungan pekerja.

Arah tersebut mengemuka dalam JICA–Kemnaker Final Activity Sharing Seminar bertajuk “Overview of Kemnaker and JICA Cooperation Framework and Achievements 2023–2026” di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Forum ini menjadi ruang evaluasi atas rangkaian kerja sama yang berlangsung sepanjang 2023–2026. Selain memetakan capaian, pertemuan tersebut juga digunakan untuk merumuskan pembelajaran dan kebutuhan pengembangan program penyiapan tenaga kerja Indonesia yang akan bekerja di Jepang.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Cris Kuntadi, menegaskan bahwa keberhasilan kerja sama Indonesia-Jepang tidak semestinya hanya dilihat dari besarnya angka penempatan pekerja.

BERITA LAINNYA

Saudagar Menuju Perjuangan Kemandirian Ekomoni Umat

Saudagar Menuju Perjuangan Kemandirian Ekomoni Umat

10 Oktober 2026
Nusron Wahid

KPK Periksa Nusron, Bongkar Jejaring Uang di Balik Kasus HGB Summarecon

7 Oktober 2026
10 warga binaan Rutan Depok

10 Napi Rutan Depok Terbukti Pakai Narkoba Dipindah ke Nusakambangan

7 Oktober 2026
Pejabat Bea Cukai Disebut Minta CSR, Benny Tan Beri Rp30 Juta

Pejabat Bea Cukai Disebut Minta CSR, Benny Tan Beri Rp30 Juta

5 Oktober 2026

Menurutnya, peningkatan mobilitas tenaga kerja harus dibarengi transformasi pendekatan, dari sekadar menempatkan pekerja menjadi membangun kemitraan pengembangan sumber daya manusia yang memberikan pelindungan secara utuh.

“Keberhasilan kerja sama ini tidak boleh hanya diukur dari angka statistik penempatan tenaga kerja semata. Yang terpenting adalah menggeser paradigma dari sekadar penempatan tenaga kerja menjadi kemitraan pengembangan SDM yang memberikan pelindungan secara menyeluruh,” ujar Cris.

Data perkembangan mobilitas tenaga kerja menunjukkan kebutuhan tersebut semakin besar. Peserta Technical Intern Training Program (TITP) tercatat meningkat dari 43.145 orang pada 2022 menjadi 124.967 orang pada 2025.

Pada periode yang sama, jumlah peserta Specified Skilled Worker (SSW) melonjak dari 12.634 orang menjadi 86.955 orang.
Lonjakan tersebut sekaligus menuntut kesiapan infrastruktur pelatihan di dalam negeri. Karena itu, survei terhadap fasilitas pelatihan dilakukan di 21 BBPVP/BPVP untuk memastikan sarana yang tersedia mampu mendukung pembekalan calon pekerja sebelum berangkat ke Jepang.

Penguatan kualitas sumber daya pengajar juga menjadi perhatian. Sebanyak 200 instruktur dari tujuh lembaga pelatihan mendapat peningkatan kemampuan
bahasa Jepang. Selain itu, 48 instruktur balai vokasi mengikuti program Training of Trainers (ToT).

Upaya tersebut tidak berhenti pada penguasaan keterampilan teknis. Calon pekerja juga dipersiapkan menghadapi lingkungan kerja Jepang melalui pembelajaran bahasa, budaya, etika, kedisiplinan, hingga kebiasaan yang berlaku di tempat kerja.

Aspek literasi migrasi turut diperkuat melalui Migrant Literacy Workshop yang digelar di sembilan daerah. Materinya mencakup tahapan sebelum keberangkatan, masa bekerja di Jepang, hingga persiapan ketika pekerja kembali ke Indonesia.

Kompetensi Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri Jepang

Kemnaker dan JICA juga mengembangkan pendekatan demand-driven agar kompetensi pekerja Indonesia lebih dekat dengan kebutuhan nyata industri Jepang.

Salah satu langkahnya dilakukan melalui penyusunan SSW Output Matrix untuk 16 bidang pekerjaan. Di saat bersamaan, jejaring kerja sama dibangun dengan pemerintah daerah di sejumlah prefektur Jepang, antara lain Miyagi, Mie, Ehime, Kagawa, Miyazaki, Yamaguchi, dan Kumamoto.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena kebutuhan tenaga kerja tidak selalu sama di setiap wilayah Jepang. Dengan memahami kebutuhan industri secara lebih spesifik, proses pelatihan di Indonesia dapat diarahkan agar lebih relevan dengan permintaan pemberi kerja.

Tidak hanya keberangkatan yang menjadi perhatian. Masa setelah pekerja menyelesaikan program di Jepang juga mulai dipetakan.

Sebanyak 100 studi kasus alumni pemagangan disusun untuk mendokumentasikan pengalaman kerja, perkembangan karier, hingga peluang usaha yang dapat dikembangkan setelah mereka kembali ke Indonesia.

Bagi Kemnaker, pengalaman para alumni menjadi sumber pembelajaran penting untuk melihat dampak jangka panjang program mobilitas tenaga kerja.

Cris menekankan, bertambahnya jumlah pekerja Indonesia di Jepang belum otomatis menunjukkan keberhasilan apabila tidak dibarengi kualitas dan pelindungan yang memadai.

Kompetensi yang sesuai, informasi migrasi yang lengkap, pemahaman terhadap budaya dan lingkungan kerja, serta kepastian pelindungan menjadi elemen yang tidak dapat dipisahkan dari kebijakan penempatan tenaga kerja.

Ke depan, hasil evaluasi kerja sama 2023–2026 akan menjadi pijakan untuk mengembangkan program berikutnya. Salah satu agenda penting ialah menyesuaikan kurikulum pelatihan dengan kebutuhan industri di berbagai prefektur Jepang.

Materi mengenai bahasa Jepang, budaya kerja, serta informasi ketenagakerjaan juga akan terus dikembangkan agar calon pekerja memiliki bekal yang lebih komprehensif sebelum memasuki pasar kerja Jepang.

Penguatan jejaring dengan pemerintah daerah dan pemberi kerja di Jepang turut menjadi bagian dari strategi tersebut. Dengan hubungan yang lebih erat di tingkat daerah, penyiapan tenaga kerja Indonesia diharapkan tidak lagi bersifat seragam, tetapi semakin spesifik mengikuti karakter kebutuhan dunia kerja setempat.

Kerja sama Indonesia-Jepang pun diarahkan melampaui pola hubungan pengirim dan penerima tenaga kerja. Pemerintah ingin membangun model kemitraan yang mampu menciptakan manfaat bagi pekerja, industri, dan kedua negara.

“Kami optimistis sinergi ketenagakerjaan Indonesia-Jepang akan terus berkembang menjadi kemitraan yang semakin strategis, konkret, dan berdampak luas bagi kemajuan bersama,” pungkas Cris.

Dengan meningkatnya kebutuhan tenaga kerja Jepang dan bertambahnya minat pekerja Indonesia untuk mengisi peluang tersebut, kualitas persiapan dan pelindungan menjadi faktor penentu. Tantangannya bukan lagi sekadar berapa banyak pekerja yang dapat diberangkatkan, melainkan seberapa siap mereka bekerja, terlindungi, dan mampu membawa manfaat ketika kembali ke tanah air.

Editor : Muttaqien

Tags: KemnakerKetenagakerjaanTenaga Kerja

Related Posts

Saudagar Menuju Perjuangan Kemandirian Ekomoni Umat
NASIONAL

Saudagar Menuju Perjuangan Kemandirian Ekomoni Umat

10 Oktober 2026
Nusron Wahid
NASIONAL

KPK Periksa Nusron, Bongkar Jejaring Uang di Balik Kasus HGB Summarecon

7 Oktober 2026
10 warga binaan Rutan Depok
NASIONAL

10 Napi Rutan Depok Terbukti Pakai Narkoba Dipindah ke Nusakambangan

7 Oktober 2026
Pejabat Bea Cukai Disebut Minta CSR, Benny Tan Beri Rp30 Juta
NASIONAL

Pejabat Bea Cukai Disebut Minta CSR, Benny Tan Beri Rp30 Juta

5 Oktober 2026
Aksi demonstrasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi
NASIONAL

Demo LMND di DPR Ricuh Gara-gara Ban Dibakar

5 Oktober 2026
Pelatih Thailand Puji Fanatisme Suporter Timnas Indonesia
NASIONAL

Pelatih Thailand Puji Fanatisme Suporter Timnas Indonesia

4 Oktober 2026
Next Post
Usut Korupsi Program MBG, Kejagung Periksa Mitra SPPG Hingga Supplier

Usut Korupsi Program MBG, Kejagung Periksa Mitra SPPG Hingga Supplier

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

SMA Negeri 4

Kebersamaan dan Kekompakan Warnai Kegiatan Siswa SMAN 4 Bogor

11 September 2025
Sidak Pembangunan Jembatan Otista, Komisi III Minta Kepastian Pembangunan Selesai Tepat Waktu

Sidak Pembangunan Jembatan Otista, Komisi III Minta Kepastian Pembangunan Selesai Tepat Waktu

21 Oktober 2023
Sapa Warga Ciawi, Cabup Bogor Rudy Susmanto Ikut Olahraga dan Sampaikan Hal Ini! 

Sapa Warga Ciawi, Cabup Bogor Rudy Susmanto Ikut Olahraga dan Sampaikan Hal Ini! 

3 Oktober 2024
Ratusan Rumah di Sukaraja Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Sukaraja Terendam Banjir

16 Juli 2022

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In