BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Damai Jaya menggelar pelatihan tata busana bersama Asosiasi Pengusaha Wanita Mandiri Indonesia (APWMI).
Dibagi menjadi empat kelompok, pelatihan yang berlangsung di aula Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Dramaga, diikuti sebanyak 70 warga Sukadamai.
“Dalam kegiatan, peserta diberikan pelatihan dasar mulai dari cara memasukan benang ke jarum sampai membuat pola, mendesign baju, serta menjahit. Adapun busana yang peserta buat diantaranya, gamis, kerudung, kemeja pria wanita, dan seragam sekolah,” ucap Bendahara Bumdes Damai Jaya, Andre Suleksono.
Menurut Andre, awal mula dibentuknya Bumdes Damai Jaya pada tahun 2018. Unit usaha yang sudah berjalan yaitu perdagangan, mitra usaha penyertaan modal, tata busana, sembako. “Kedepannya kita akan kembangkan di sektor perikanan dan pertanian,” ungkapnya.
Senada, Dewan Pembina 2 APWMI, Nurhayati mengatakan, kebetulan APWMI bergerak dibidang pemberdayaan perempuan. Pihaknya siap mendukung untuk meningkatkan sumber daya manusia yang lebih unggul melalui pelatihan -pelatihan seperti tata busana, tata boga, tata kecantikan.
Masih kata Nur sapaan akrabnya, setelah pelatihan tata busana, pihaknya akan membuka program peluang UKM baru bagi warga yang sudah mengikuti pelatihan, tentunya dengan syarat memiliki skill.
“Selama delapan kali pertemuan atau tiga bulan, mereka melakukan pelatihan produksi kerudung, gamis, seragam. Disamping itu juga memberikan pelatihan usaha, karena kita ingin mengubah karakter warga bahwa mereka itu bukan pegawai tapi calon pengusaha,” tegasnya.
Sementara itu, Sekdes Sukadamai Devi Kurniawan sekaligus pengawas Bumbes, mengucapkan terima kasih kepada APWMI yang sudah bekerjsama denga Bumdes Damai Jaya.
“Kerjasama ini sesuai dengan visi misi pemerintah desa Sukadamai terkait pemberdayaan masyarakat. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan, sumber daya masyarakat Sukadamai lebih meningkat dan bisa membuka usaha di bidang busana,” singkatnya. (Yud)
Discussion about this post