BogorOne.co.id| Cibinong – Sebanyak 6 camat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor diantaranya Camat Cibungbulang, Tamansari, Rancabungur, Cisarua, Dramaga dan Cigombong resmi dilantik Bupati Bogor Ade Yasin di ruang rapat 1 Setda Kabupaten Bogor, Rabu (29/12/2021).
Adapun 6 camat yang dilantik yakni Agung Surachman Ali sebagai Camat Cibungbulang. Yudi Hartono, Camat Tamansari. Dita Aprilia Camat Rancabungur. Iyan Pramudia Camat Cisarua. Tenniy Ramdhani Camat Dramaga dan Raden Eman Irwan Somantri Camat Cigombong.
Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan, pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan jabatan camat dilakukan atas dasar urgensi untuk mengisi kekosongan jabatan yang ada di kecamatan.
Ade meminta 6 camat yang dilantik untuk bekerja dengan baik, profesional, mampu menjalankan fungsi pemerintahan dengan baik dan harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
“Penempatan dilakukan secara acak agar bisa mencintai wilayah tempat ditugaskan, agar bisa bekerja dengan baik dan bertanggung jawab terhadap masyarakatnya. Untuk itu para camat khususnya yang baru saja dilantik harus bisa menyesuaikan diri dengan wilayah baru di tempat saudara bertugas,” ucapnya.
Kendati demikian menjelang pergantian tahun 2022, para camat harus sudah bertugas lantaran tidak ada libur Nataru sesuai surat edaran MENPANRB bahwa semua aparatur wilayah tidak hanya Camat, Bupati, dan para stafnya agar bersiaga hingga 2 Januari mendatang.
Ade juga meminta seluruh camat untuk memantau penerapan Surat Edaran terkait libur tahun baru di wilayah masing-masing untuk pencegahan masuknya varian baru Omicron, karena tahun baru berpotensi kedatangan kunjungan wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya ke wilayah Kabupaten Bogor. Pihaknya juga telah membuat Perbup karena setelah adanya varian delta, kini ada varian baru Omicron.
“Saya kira kita butuh gerakan yang cepat untuk mencegah itu, terutama tempat wisata di wilayah Puncak. Di Jakarta sudah ada yang terpapar, mudah-mudahan tidak merembet sampai ke Bogor. Terlebih menjelang Tahun Baru potensi kepadatan wisatawan akan lebih tinggi daripada sebelumnya,” ungkapnya.
Butuh semangat, lanjutnya, dalam menyiapkan tenaga yang lebih untuk bertugas di sektor pariwisata yang selalu viral. Apalagi di Puncak Bogor, apapun yang ada disana karena itu tempat atau objek yang sedang disorot oleh media nasional, itulah bedanya Puncak dengan daerah lain sehingga harus terus berkoordinasi dengan aparat Polsek maupun pihka terkait yang berhubungan dengan wilayah tersebut.
“Di sana banyak hotel, banyak rumah makan, dan tempat wisata. Kita harus gerak cepat untuk menghindari persoalan yang mungkin timbul,” jelasnya.
Pun para camat diharapkan segera bersinergi dengan pemerintah desa masing-masing dan membantu pelaksanaan program desa membangun seperti Samisade, Rutilahu, upaya-upaya mencegah kemiskinan, bencana, dan lain-lain. Juga siaga kemungkinan terjadinya bencana di akhir tahun karena sudah memasuki musim penghujan.
“Kita berdoa semoga tidak ada bencana. Selamat bertugas, layani masyarakat dengan sepenuh hati, semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan melindungi saudara-saudara, memberikan kelancaran, kemudahan, serta bimbingannya kepada kita,” pungkasnya. (Yud)
Discussion about this post