BogorOne.co.id | Depok – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Cisalak, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, untuk memantau pergerakan harga bahan pokok menjelang Ramadan. Dari hasil pemantauan, ia menyebut sebagian besar harga kebutuhan pokok masih relatif stabil.
Dyah Roro mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan harga bahan pokok berada dalam rentang harga acuan pemerintah, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang bulan puasa.
“Kami ingin memastikan harga tetap terkendali dan pasokan mencukupi,” kata Dyah di sela kunjungan, Senin, 9 Februari 2026.
Sejumlah komoditas utama seperti beras, bawang merah, dan bawang putih terpantau stabil dengan ketersediaan pasokan yang cukup. Namun, kenaikan harga terjadi pada beberapa komoditas hortikultura, terutama cabai.
Harga cabai merah besar tercatat naik 5,53 persen menjadi Rp 42.000 per kilogram. Cabai merah keriting meningkat 4,99 persen menjadi Rp 43.100 per kilogram, sementara cabai rawit hijau naik 3,26 persen menjadi Rp 53.900 per kilogram.
Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai rawit merah yang melonjak 13,02 persen hingga mencapai Rp 72.500 per kilogram. Dyah menyebut kenaikan harga cabai rawit dipengaruhi kondisi cuaca yang tidak stabil.
Curah hujan yang tinggi berdampak pada pasokan di tingkat petani dan pedagang,” ujarnya.
Selain cabai, harga telur ayam dan daging ayam potong juga mengalami kenaikan. Harga telur naik dari Rp 30.000 menjadi Rp 31.000 per kilogram, sedangkan harga ayam potong meningkat dari Rp 35.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram.
Meski demikian, Dyah menilai kenaikan harga tersebut masih dalam batas wajar. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah, kata dia, akan terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang Ramadan. “Walaupun ada kenaikan, nilainya masih relatif kecil dan akan terus kami telusuri agar kembali sesuai harga acuan,” katanya.
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post