BogorOne.co.id | Tamansari – Pemerintah Desa Sinragalih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor kaborasi dengan Yayasan Sedekah Untuk Negeri menjalankan program budidaya pohon kelor.
Untuk mewujudkan program tersebut, Pemdes memberikan motivasi melalui diskusi dengan menghadirkan Ibu Sari dari Riau selaku wanita inspiratif yang telah sukses membangun Desa mandiri melalui budidaya pohon kelor.
Diketahui, bahwa panaman kelor saat ini sudah cukup banyak, baik secara perorangan maupun kelompok karena banyak manfaatnya termasuk untuk menuntaskan kasus stunting.
Kepala desa Sirnagalih Amat Suparta mengatakan, dengan adanya narasumber dari yayasan sedekah negeri di sambut baik.
Menurutnya, bahwa penanaman pohon kelor itu cukup mudah dan bisa ditanam di suhu berapa pun, dan hasil panennya dapat diproduksi menjadi herbal dan jenis makanan berbahan kelor.
“Ya, kita akan libatkan kader kader posyandu, jadi setelah penanaman kita mendatangkan narasumber Ibu Sari dari Riau selaku wanita inspiratif untuk memberikan motivasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, di Jawa Barat baru di Desa Sirnagalih yang dijadikan lokus. Meski baru sebatas penjajakan, namum setelah ada pemberian sosialisasi dan motivasi kemarin, pemdes mulai bergerak membentuk kelompok wanita tani untuk budidaya kelor.
“Nanti kita targetkan di setiap rumah warga menanam pohon kelor, minimal lima poot,” ujarnya.
Lalu setelah bisa di panen, hasilnya di pasarkan di masing masing kelompok tani, di fokuskan ke yayasan, kemudian di proses menjadi teh celup atau makanan dari kelor.
Masih kata dia, saat ini progam masih dalam penjajakan, namun nantinya menjadi salah satu program yang akan ditangani dengan serius.
Dengan harapan nya betul betul menjadi sebuah lokus Desa unggulan budidaya kelor, di mana potensi ini belum ada di Desa lain.
“Untuk saat ini demplot sudah di buat di lahan bengkok aset Desa yang di tanam sekitar 100 pohon. Dan kita butuh 10ribu pohon yang akan di sebar di Desa Sirnagalih,” pungkasnya. (Yud)
























Discussion about this post