BogorOne.co.id | Kota Bogor – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor membuat gebrakan baru di tahun politik khususnya menjelang Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bogor 2024.
Ketua DPD KNPI Kota Bogor, Sapta Bela Alfarabi, mengatakan program tersebut dinamai Obrolan Pemuda Saat Ini (OPSI).
Menurut Bela program tersebut
merupakan kelanjutan dari agenda DPD KNPI Kota Bogor sebelumnya, yakni program Pemuda Melek Politik yang diadakan beberapa bulan lalu.
Bela menegaskan, program OPSI itu merupakan wadah untuk menguji visi misi dari para calon Pemimpin Kota Bogor yang akan bertarung di Pilwalkot November 2024 mendatang.
Untuk perdana, OPSI menghadirkan Bakal Calon Wali Kota Bogor Sandi Fardiansyah yang merupakan asisten pribadi Iriana Jokowi, Jumat 22 Maret 2024.
“Kami harap, program OPSI ini dapat menjadi wadah sekaligus instrumen kelompok muda Kota Bogor untuk terlibat aktif dalam merespon dinamika politik di daerah, khususnya pada Pilkada yang akan digelar pada bulan November nanti,” kata bela.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Kota Bogor bisa menilai langsung sejauh mana diskursus yang dikembangkan oleh putera puteri terbaik daerah yang hendak menjadi pemimpin Kota Bogor kedepan.
Sementara Wakil Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik DPD KNPI Kota Bogor, Muhammad Mahdum Patonah menjelaskan, program OPSI adalah manifestasi dari kesadaran dan kepedulian pemuda dalam mengawal proses demokrasi di daerah.
“OPSI adalah manifestasi dari kesadaran dan kepedulian pemuda Kota Bogor dalam mengawal proses atau jalannya demokrasi di daerah,” ungkap Mahdum.
Melalui program OPSI kata Mahdum, maka pemuda akan menguji visi misi ide serta gagasan para Calon Wali Kota Bogor, sehingga bisa menghasilkan pemimpin yang berkualitas dalam merumuskan kebijakan untuk kesejahteraan masyarakat.
“Hal ini menurut kami lebih penting dari persoalan bobot popularitas dan elektabilitas bakal calon pemimpin yang namanya sudah disebut di sejumlah survei,” tambahnya.
Dijelaskannya, bahwa kegiatan tersebut terbuka untuk umum, sehingga masyarakat bisa mendengar gagasan setiap para calon. “Kegiatan OPSI ini kami selenggarakan di sejumlah tempat bersejarah, ikonik dan dekat dengan masyarakat,” pungkasnya. (Rdt)
























Discussion about this post